<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753</id><updated>2012-02-16T19:10:17.141-08:00</updated><title type='text'>Info Bisnis Terpercaya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-2979210588383057755</id><published>2008-09-08T17:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T23:45:08.990-07:00</updated><title type='text'>HAL-HAL YANG PERLU ANDA PERHATIKAN DALAM TRADING</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Pelajari cara trading dengan benar, terus latihan dengan "Virtual"    Trading dulu sampai anda bisa trading dengan baik dan bisa meraih Profit. Baru    dengan life forex jika anda sudah yakin bisa melakukan trading dengan baik dan    memperoleh profit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Lakukan order dengan nilai kecil dulu sampai anda benar-benar yakin dan    bisa memperoleh Profit dengan baik baru dengan nilai yang lebih besar. atau    anda bisa menambah modal dengan melakukan deposit lagi. Semakin besar nilai    transaksi maka semakin besar pula peluang profit anda.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Perhatikan "MARGIN" anda. Sebaiknya anda melakukan trading dengan    besaran 10%-20% saja dari nilai margin anda agar lebih fleksibel dalam    melakukan strategi trading.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Waktu melakukan order yang cukup baik adalah saat sesi EROPA - USA atau    sekitar jam 2-5 sore 7-10 malam, sebab pergerakan market biasanya cukup aktif,   &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Waktu-waktu trading sbb: mulai jam 4 pagi, 7 pagi sampai jam 2 siang    biasanya market asia, australia dan newzealand , jadi biasanya yang cukup    aktif adalah pair yang berhubungan dengan JPY, AUD dan NZD ( Sesi asia ini    biasanya tidak terlalu pergerakannya). kemudian Sesi EROPA di mulai dengan    Jerman jam 2.00 siang biasanya pair yang berhubungan dengan EUR , CHF dan GBP    (jam 5 sore sesi London) yang cukup aktif apalagi jika ada news penting,    Selanjutnya sesi USA dari jam 7.30 malam dan biasanya pergerakannya cukup    cepat untuk semua pair sampai jam 10 malam.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Perhatikan Pula Jadwal News Yang akan keluar, sebab News Bisa Sangat    Berpengaruh terhadap Market . tunggu dan lihat gerakannya tapi jangan lupa    tetap pegang mode Candle stick. Anda bisa lihat jadwal news ( Untuk GMT +7 =    WIB)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Jika anda serius ingin memperoleh income maka and bisa menambah modal    sesuai kemampuan anda misalnya $100 atau lebih, Makin besar modal anda maka    makin besar income yang bisa anda raih.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;CONTOH: Jika anda memiliki modal $1000 dan bisa transaksi $100 sekali    order, jika anda bisa memperoleh +100 pips saja seminggu, maka profit anda    sekitar $100 juga, maka ini rasanya sudah cukup menutup biaya online, juga    untuk biaya hidup. Anda tak perlu ngoyo melakukan trading, cukup menunggu saat    yang tepat atau posisi yang terbaik saja untuk melakukan trading, jadi bisa    meminimalisir resiko dan memperbesar peluang profit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Forex adalah salah satu cara untuk memperoleh income yang legal dan    bisa di ikuti siapa saja, marketnya akan terus eksis, tak perlu bersaing,    menjual, merekrut dll, Yang penting Pelajari caranya dengan Baik dan benar    maka akan bisa menjadi sumber income bagi anda untuk selamanya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Anda harus serius dan Fokus dan rencanakan trading sesuai tips diatas    sebab tak ada sesuatu  yang bisa diraih dengan hanya iseng saja.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Sabar dan tunggu sampai order anda profit baru di close, Tips ini lebih    didasarkan pada cara melakukan trading dengan Aman atau meminimalisir resiko    sekecil mungkin.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Jadi prinsipnya Jangan close sebelum profit, dengan tips ini mungkin    anda tidak bisa memperoleh profit besar dengan cepat, tapi lebih aman dari    resiko loss/rugi .Sebab di Forex anda bisa profit besar tapi juga bisa loss/Rugi    besar dengan cepat. Jadi minimalisir peluang kerugian agar anda bisa    memperoleh profit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;LATIH KESABARAN, JAGA EMOSI DAN SELALU BERPEGANG PADA PLAN &lt;/b&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;JANGAN SERAKAH DAN INGIN CEPAT MEMPEROLEH PROFIT YANG BESAR SEBAB BISA    MENJADI BUMERANG DAN RUGI BESAR.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;akah anda ingin sukses atau hanya sekedar iseng saja, semuanya anda    tentukan sendiri. Yang terbaik adalah anda pelajari cara tradingnya sampai    anda benar-benar mahir sebab ini akan berguna selamanya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Agar trading anda optimal, terutama bagi anda yang pake warnet, maka    bisa perhitungkan berapa biaya yang anda keluarkan untuk akses internet&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;PERHATIAN UNTUK PEMULA: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;   &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Silahkan Berlatih dengan "Virtual Trading" dulu sampai    anda bisa melakukan trading dengan baik dan benar serta bisa memperoleh    Profit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Jika sudah Bisa maka anda bisa melakukan Trading    sesungguhnya "Live Trading" dengan Menggunakan dana/Modal $5 bonus yang anda    peroleh&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Jika anda bisa profit dan mengembangkan Bonus anda maka    anda bisa menambah modal jika ingin memperoleh Profit yang lebih Besar dan    Cepat, Bisa $10 $100 atau Lebih sesuai Kemampuan Anda.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Inilah Peluang Income yang bisa menjadi Sumber    penghasilan yg tak kenal reses, fleksibel dan bisa anda lakukan dari mana saja.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;sumber &lt;a href="http://internet.marurat.com/"&gt;http://internet.marurat.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-2979210588383057755?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/2979210588383057755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=2979210588383057755' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/2979210588383057755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/2979210588383057755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/hal-hal-yang-perlu-anda-perhatikan.html' title='HAL-HAL YANG PERLU ANDA PERHATIKAN DALAM TRADING'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-8803169811270988267</id><published>2008-09-08T17:58:00.002-07:00</published><updated>2008-09-08T17:59:31.708-07:00</updated><title type='text'>TIPS TRADING OTOMATIS DENGAN PENDING ORDER...!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada beberapa tips trading yang bisa anda  ikuti yaitu berupa Tips AUTO TRADING , HEDGING dan Kombinasi Hedging:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Tips ini hanya dilakukan untuk satu Pair saja, terserah pair apa yang anda    suka&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Gunakan sekitar 10%-20% saja dari dana anda untuk setiap order&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Anda tetap harus berpatokan pada Trend jangka panjangnya (Daily) dan    mengetahui titik-titik support-pivot-resistant nya agar bisa memperkirakan    titik-titik batas yang mungkin terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;1. Tips  automatic Trading tanpa perlu prediksi .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tips ini berupa cara melakukan trading dengan  pending order type Stop pada 1 pair saja dengan nilai order yang sama besar (  Misalnya pair GBP/USD dengan Quantity masing-masing 1000), biasanya cukup baik  mulai menjelang Market buka Misalnya sekitar jam 2-3 sore ketika Market EROPA  mulai buka dan pergerakan harga biasanya mulai besar ( Jika market tetap belum  bergerak signifikan maka bisa dilakukan menjelang USA open jam 7.30 malam)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;misalnya untuk pair GBP/USD dengan posisi  bid  :1.9420 dan offer: 1.9425 caranya sbb:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;span style="font-weight: 700; text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; &gt; Cara melakukan order otomatis tanpa Stop loss dan exit target sbb:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&gt; Buatlah pending order type "&lt;u&gt;Buy Stop&lt;/u&gt;"    sekitar 15 pips diatas offer atau di: 1.9440&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&gt; Buatlah pending order "&lt;u&gt;Sell Stop&lt;/u&gt;"    sekitar 15 pips di bawah Bid atau di : 1.9405&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&gt; Anda juga bisa membuat "Sell Stop, Buy Stop" berdasarkan titik-titik    Resistant-Pivot-Support seperti di bagian atas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&gt;  Cara melakukan order otomatis dengan Stop loss (SL) dan Target Profit (TP):&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Buat pending order type "&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Buy Stop&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;"    sekitar 15 pips di atas offer saat itu (di: 1.9445) lalu isikan Exit Stop loss    nya sekitar -15 (di: 1.9405) dan Exit Target profit +30 sampai +50 ( mis di:    1.9475)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Buat pending order type "&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sell Stop&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;"    sekitar 15 pips di bawah Bid saat itu (di: 1.9400) lalu isikan Exit Stop loss    nya sekitar -15 (di: 1.9420) dan Exit Target profit +30 sampai +50 ( mis di:    1.9370)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Untuk teknik ini semua berjalan otomatis sebab telah disetting exit    Stop loss dan target profitnya, walaupun ditinggal ofline amaka akan terclose    sendiri oleh system jika terjadi order dan juga terjadi profit +30 atau    terjadi loss -20. artinya jika profit maka anda akan memperoleh +30 pips tapi    jika terjadi loss maka akan dibatasi hanya sampai -20 pips .&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Untuk patokan Res-Pivot-Sup maka bisa setting SL atau TP nya seperti di    bagian Res-Pivot-Sup.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; SEdangkan untuk metode order tanpa Stop loss atau Exit Target profit maka:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Setelah market bergerak, Jika harga bergerak  naik atau turun salah satu order anda akan tercapai dan ada 2 kemungkinan yang  akan terjadi yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Jika harga bergerak lurus misal naik terus /turun  terus maka salah satu order anda akan aktif. jika harga bergerak naik terus maka  pending order "Buy Stop" anda akan aktif , dan kalau sudah profit bisa anda  close, Lalu segera batalkan (Cancel) pending order "Sell stop" anda. sebaliknya  Jika harga turun terus maka "sell stop" anda yang akan aktif dan bila sudah  profit bisa anda close. Segera batalkan pending order"Buy stop" anda. untuk  order pagi hari biasanya bisa di close pagi juga. atau jika tidak maka bisa sore  atau malam..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kemungkinan kedua jika harga bergerak  naik-turun sehingga kedua pending order anda aktif maka akan terjadi minus (-35  pips) dan posisi order anda berlawanan arah ( Hedging), Posisi ini akan aman  biar berapapun harga bergerak sebab jika 1 order profit maka order lain akan  minus dan sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika terjadi seperti ini, anda harus menunggu  sampai pasar bergerak cukup jauh menembus salah satu order. misalnya jika harga  sudah naik cukup besar dan  jenuh/ada tanda mau turun maka anda bisa close   order "Buy" yang sudah profit, lalu tunggu order "Sell" anda sampai berkurang  minusnya dan di close. yang penting adalah meminimalisir nilai minus/loss/rugi  menjadi sekecil mungkin. Untuk kasus seperti ini bisa kita tunggu sampai sore  atau malam  sekitar jam 9-10 saat market biasanya mulai jenuh baru bisa close.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: 700;"&gt;Anda juga harus pelajari kebiasaan yang  terjadi misalnya range high-low dalam sehari (biasanya bisa kita lihat malam  hari pukul 8-9 malam). Untuk GBP/USD biasanya rangenya sekitar 100 Pips atau  lebih dan jika ada news besar kadang bisa sampai 200 pips. Setelah anda tahu  high-lownya dalam sehari : Misal kedua order anda tersentuh dan market turun  sehingga  order buy anda mendapat profit maka bisa di close. dan sebagai  antisipasi maka anda bisa membuat pending order kembali "Sell Stop" sekitar 10  pips di bawah titik "Low" hari tersebut. maksudnya jika harga masih terus  menembus ke bawah maka akan terkunci kembali demi keamanan. Tapi bila tidak  tersentuh dan harga berbalik arah maka anda bisa close order buy yang minus  paling tidak jika bisa impas saja sudah bagus. Ini adalah langkah untuk  meminimalisasi resiko.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;span style="font-weight: 700; text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; KETERANGAN:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: 700;"&gt;untuk jarak pending order bisa 15 pips sampai  40 pips tergantung pair yang anda pilih dan rangenya tiap hari. silahkan anda  coba dulu dengan 15 pips atau 20 pips atau 30 pips. dan lihat hasil yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold;"&gt;2. TIPS ORDER  DENGAN METODE 2 ARAH ( HEDGING)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Tips ini dilakukan dengan langsung melakukan  order "&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Buy dan Sell&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;" secara bersamaan pada  satu Pair dengan besar yang sama. Misalnya untuk GBP/USD  di : bid: 1.9420 dan  offer: 1.9425&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&gt; Buat order "Buy" pada titik offer 1.9425&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&gt; Buat order "Sell" pada titik Bid 1.9420&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maka kedua order anda aktif dan berlawanan arah  dengan total minus -10 ( Karena Spread GU -5), Anda tinggal menunggu pasar  bergerak sehingga salah satu order akan profit dan satu minus, kemanapun harga  bergerak maka selisihnya akan tetap yaitu -10. Anda bisa menunggu sampai  pergerakan harga jenuh dan ada tanda balik arah. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Misalnya jika harga naik terus dan sudah  terlihat jenuh (Ada tanda mau turun) maka anda bisa close order "Buy" yang sudah  Profit dan tunggu order"Sell" anda sampai berkurang minusnya lebih kecil dari  profit yang anda dapat, baru bisa di Close. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perhitungannya adalah jika anda bisa profit  +100 point dan anda Loss/Rugi -80 point, maka anda tetap bisa profit 100-80 = 20  point.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memang tidak besar tapi lebih aman, tak perlu  prediksi dan bisa anda lakukan kapanpun, terutama jika pasar sideways/Naik turun  saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Anda bisa gunakan patokan    Resistant-Pivot-Support untuk menentukan saat-saat close order. misal jika    naik anda close 5 pips di bawah resistant dan buat lagi antisipasi dengan buy    stop sekitar 10 pips diatas resistant untuk berjaga-jaga jika harga masih    menembus titik resistant.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: 700;"&gt;Anda juga harus pelajari kebiasaan yang    terjadi misalnya range high-low dalam sehari (biasanya bisa kita lihat malam    hari pukul 8-9 malam). Untuk GBP/USD biasanya rangenya sekitar 100 Pips atau    lebih dan jika ada news besar kadang bisa sampai 200 pips, Anda bisa    memanfaatkan kebiasaan ini untuk membuat target profit. Misalnya anda setting    taret profit (TP)= 100 pips sehingga walaupun anda tidak online maka akan    terclose sendiri jika mencapai 100 pips profit dan saat anda online harus    menunggu sampai Loss nya kurang dari 100 pips untuk di close.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: 700;"&gt; Anda harus disiplin untuk melakukan close    setiap hari agar mudah di pantau tiap hari. Setelah anda tahu high-lownya    dalam sehari : Misal market turun sehingga  order sell anda mendapat profit    maka bisa di close. dan sebagai antisipasi maka anda bisa membuat pending    order kembali "Sell Stop" sekitar 10 pips di bawah titik "Low" hari tersebut.    maksudnya jika harga masih terus menembus ke bawah maka akan terkunci kembali    demi keamanan. Tapi bila tidak tersentuh dan harga berbalik arah maka anda    bisa close order buy yang minus jika sudah lebih kecil dari profit yang anda    peroleh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-weight: 700;"&gt;Waktu: Agar lebih Mudah maka anda bisa mulai  order di pagi hari, Lalu di cek kembali malam hari sekitar pukul 7-9 malam sebab  biasanya sudah terjadi range harian dan high-lownya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 1px; word-spacing: 1px; text-indent: 1px;"&gt; &lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold;"&gt;3. TIPS KOMBINASI  HEDGING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika anda sudah melihat kecenderungan pasar,  misalnya trend hourly dan dailynya naik, lalu pada saat anda online trend juga  masih terlihat naik atau sebaliknya, yang jelas anda sudah bisa melihat  kecenderungan trend yang terjadi. maka anda bisa ambil order langsung sesuai  trend dengan antisipasi order type Stop yang berlawanan misalnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&gt; Jika anda merasa harga akan naik, maka bisa  langsung melakukan order "Buy" dan sebagai antisipasinya anda bisa mengambil  pending order "Sell Stop" sekitar 30-50 pips di bawah order Buy anda. Jika  prediksi anda benar maka anda akan langsung profit dan bisa close ( Jangan Lupa  Cancel "Sell Stop" nya). tapi jika salah maka pending order anda akan aktif dan  mengunci posisi agar kerugian anda bisa di minimalkan, anda bisa terapkan  langkah seperti pada Tips automatic trading langkah kedua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&gt; Jika anda prediksi harga turun, maka bisa  langsung order"Sell" dan atisipasi dengan "Buy Stop" sekitar 30-50 pips di atas  order sell anda. Jika harga memang turun terus dan profit maka anda bisa close (  Jangan lupa Cancel "Buy Stop" Nya), Tapi jika prediksi anda salah dan harga  malah naik maka posisi akan terkunci. dan ikuti langkah seperti di bagian Tips  Automatic Trading.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 1px; word-spacing: 1px; text-indent: 1px;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 1px; word-spacing: 1px; text-indent: 1px;"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;CATATAN:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 1px; word-spacing: 1px; text-indent: 1px;"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Selain teknik  diatas, masih ada beberapa hal yang berpengaruh pada pergerakan market misalnya  NEWS Berupa Berita-berita ekonomi politik dll.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-8803169811270988267?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/8803169811270988267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=8803169811270988267' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8803169811270988267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8803169811270988267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/tips-trading-otomatis-dengan-pending.html' title='TIPS TRADING OTOMATIS DENGAN PENDING ORDER...!'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3584157573196397280</id><published>2008-09-08T17:58:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:58:56.435-07:00</updated><title type='text'>TIPS TRADING DENGAN NEWS.....!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Berita ekonomi, politik, bunga bank, bursa, harga emas, minyak, bencana  alam dll bisa memiliki efek yang cukup besar pada pergerakan market. karena itu  anda perlu berhati-hati pada saat ada berita yang akan keluar. Biasanya juga  menjelang Bursa mulai buka pada jam jam: 7.00 - 8.00 WIB (Japan),  Jam 2:00-3.00  Sore (EROPA), 4.00-5.00 sore (London), 7.00-8.00 Malam (USA). sebaiknya  berhati-hati dan lihat efeknya terhadap market. Bagi yang sudah bisa  memperkirakan efek news dengan baik maka bisa berpeluang meraih profit dengan  cepat, tapi bagi anda yang belum ahli sebaiknya menunggu dan melihat efek yang  terjadi jika ada jadwal News yang keluar agar bisa meminimalisir resiko.  Anda  bisa melihat data berita-berita secara langsung &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Model grafik gunanya untuk membantu kita melihat pergerakan market, silahkan  pelajari terlebih dahulu agar bisa memanfaatkannya untuk memperoleh akurasi yang  baik dalam malakukan trading.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3584157573196397280?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3584157573196397280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3584157573196397280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3584157573196397280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3584157573196397280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/tips-trading-dengan-news.html' title='TIPS TRADING DENGAN NEWS.....!'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3417669141254510812</id><published>2008-09-08T17:56:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:56:58.715-07:00</updated><title type='text'>TIPS MELAKUKAN TRADING :: (Untuk GBP/USD)</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Tips ini bisa dilakukan sekitar 30 menit-15menit Sebelum   Bursa  EROPA Buka (Sekitar jam 2 siang), terutama sebelum terjadi pergerakan yang  sebenarnya(Range hari itu masih dibawah 50 point).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Range pergerakan harian GBP/USD biasanya antara 100-150 pips&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Pada kondisi extrem bisa mencapai  200-300 pips&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Gunakan 10%-20%  dari margin anda untuk Leverage  1:100 ( Seperti Marketiva)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Gunakan 2%-5% dari untuk Leverage 1:400 (seperti Fxcast)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Tips ini hanya bisa dilakukan jika Broker anda  memperbolehkan Hedging ( Marketiva boleh hedging jika account anda di bawah  $1000)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Kami rekomendasikan Hanya untuk sekali transaksi setiap  hari.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;START MELAKUKAN ORDER:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Jika anda melihat kemungkinan trend GBP/USD akan naik(  Misalnya software menunjukkan tanda akan naik) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Silahkan ambil posisi "&lt;b&gt;Buy&lt;/b&gt;" (Type:Market) (misal 1  lot atau Untuk marketiva berdasarkan Quantity)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Setelah itu anda harus melakukan Pending Order "&lt;b&gt;Sell Stop&lt;/b&gt;"  sekitar 20 sampai 30 pips  dibawah harga saat itu ( Dengan besar order yang sama)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Contoh: &lt;b&gt;Buy &lt;/b&gt;GU di: 2.0720  dan &lt;b&gt;Sell Stop di&lt;/b&gt; : &lt;b&gt;2.0690&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Jika anda melihat Kemungkinan trend GBP/USD akan Turun&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Anda bisa ambil posisi "&lt;b&gt;Sell Order"&lt;/b&gt; (Type: Market)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Lalu anda harus melakukan pending order "&lt;b&gt;Buy stop&lt;/b&gt;"  sekitar 20-30 diatas posisi saat itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Contoh : sell di: &lt;b&gt;2.0720&lt;/b&gt;  dan Buy stop di : &lt;b&gt; 2.0750&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Hanaya ada 2 kemungkinan yang akan  terjadi:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;1. Jika order anda sesuai dengan gerak pasar dan pending  order anda tidak tersentuh (Tetap blom aktif), &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Maka anda akan langsung memperoleh profit dan anda bisa  close posisi yang profit tersebut&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Anda juga harus melakukan Cancel atau delete pada "Pending Order"  yang belum aktif.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Jika anda bisa terus online maka bisa terus mengawasi  market dan  melakukan Close jika merasa profit sudah cukup. misalnya +20  atau sampai +50 an&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Jika anda ofline setelah melakukan order maka sebaiknya  mengeceknya sebelum Market USA buka untuk close jika profit.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Kami hanya merekomendasikan trading sekali saja dan ulangi  tips yang sama besok harinya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;2. Jika ke 2 order anda aktif atau pergerakan market tidak  sesuai perkiraan kita maka:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Anda bisa menungu sampai pergerakan matang dengan Range  100-150 pips sudah terjadi atau pada situasi extrim bisa anda lihat dari range  harian sehari sebelumnya ( Juga bisa di dasarkan posisi  support-pivot-resistant)..&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Anda bisa close posisi yang profit ( Close Buy jika  mendekati titik high hari itu atau close sell jika mendekati Low hari itu) &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Atau jika anda melihat tanda pergerakan pasar mulai  berbalik arah. maka bisa close posisi yang profit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Setelah itu maka anda harus menunggu posisi yang loss agar  nilai lossnya lebih kecil dari profit yang anda peroleh&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Lalu close posisi yang loss jika sudah lebih kecil atau  sama dengan nilai profit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Contoh : Jika anda close +100 dan  -90, Maka anda  masih memperoleh +10&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Resiko Terburuk jika anda tidak yakin dengan kapan harus  close dan menunggu atau anda tidak bisa terus online, maka anda bisa close kedua  order tersebut dengan Resiko anda mengalami Rugi antara -20 sampai -35 (  Kerugian yang anda derita bisa tetap di minimalisir)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Kami rekomendasikan anda untuk menutup semua order pada  hari yang sama.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;PERLU DI INGAT&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Kami hanya rekomendasikan sekali order saja setiap hari  dan dimulai saat market belum banyak bergerak/ sebelum market eropa.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Semua order harus di close pada hari yang sama untuk  meminimalisir resiko&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Anda bisa melakukan tips ini setiap hari.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Silahkan mencoba terlebih dahulu dengan Demo atau Virtual  trading, Jika anda bisa memperoleh hasil yang bagus, maka anda bisa memakai cara  ini dan jika tidak maka jangan di gunakan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;b&gt;Kemampuan membaca trend dan feeling anda tetap sangat  berperan disini.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3417669141254510812?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3417669141254510812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3417669141254510812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3417669141254510812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3417669141254510812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/tips-melakukan-trading-untuk-gbpusd.html' title='TIPS MELAKUKAN TRADING :: (Untuk GBP/USD)'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-1841287809043056179</id><published>2008-09-08T17:53:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:54:38.798-07:00</updated><title type='text'>TIPS TRADING DI MARKETIVA...!</title><content type='html'>&lt;u&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;MENSETTING GRAFIK DENGAN   CANDLESTICK DAN EMA 5-21&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Misalnya jika  anda ingin trading pair EUR/USD maka silahkan Setting dulu CHART nya:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="color:#000000;"&gt;Klik kanan    mouse anda pada Grafik di streamster, lalu pilih "Instrument"    lalu pilih "EUR/USD" maka akan tampil grafik    untuk EUR/USD ( Anda bisa pilih Pair apa saja yang ingin anda lihat grafiknya)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;   &lt;/span&gt;      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="color:#000000;"&gt;Klik kanan    lagi pada grafik , lalu pilih "Timescale" dan    pilih "Hourly" untuk menampilkan pergerakan    dengan waktu  1 jam ( Anda juga bisa pilih yang lain mis 15 minutes dll)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;   &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="color:#000000;"&gt;Klik kanan    lagi pada grafik, Lalu pilih "Style" dan pilih "Candlesticks",    maka akan tampil model grafik berupa candle stick. Cara bacanya sbb: &lt;/span&gt;   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Jika Candelstick itu    berwarna hitam maka artinya trend    turun harga, jika berwarna putih trend naik harga. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;b&gt;Untuk timescalenya    sebaiknya lihat yang "DAILY" terlebih dahulu, Jika daily menunjukkan trend    naik maka cocok untuk order BUY, Jika yang hourly atau 15 menit menunjukkan    turun sebaiknya tunggu sampai menunjukkan tanda naik untuk order BUY. Jika    anda melakukan order sell yang melawan trend daily biasanya sangat beresiko.    Jadi sebaiknya ambil order yang hourly/15 menitnya sesuai dengan Daily.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;    &lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;   &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Penting: Anda harus     pelajari contoh2  candlestick yang bisa menunjukkan trend berikut:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&gt; Contoh Candlestick Style untuk trend Bullish atau Naik&lt;/span&gt;  :   &lt;a href="http://stockcharts.com/education/ChartAnalysis/candlestickbullreversal1.html" target="_blank"&gt;   KLIK DISINI&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&gt; Contoh Candlestick style Untuk Trend Bearish atau Turun   &lt;/span&gt;:   &lt;a href="http://stockcharts.com/education/ChartAnalysis/candlestickbearreversal1.html" target="_blank"&gt;   KLIK DISINI &lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt; &lt;span style="text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; &lt;*&gt; CARA MENSETTING EMA 5 dan 21 di GRAFIK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Untuk  Merperkuat melihat &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Trend  Market&lt;/span&gt; bisa tambahkan &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; EMA-5, EMA-21&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Caranya SBB:  Klik kanan pada grafik, lalu pilih "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Indicators&lt;/span&gt;"  dan pilih "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Moving Average&lt;/span&gt;"  sehingga muncul &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Form&lt;/span&gt;  nya lalu isi seperti di bawah ini:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Untuk   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;EMA-5&lt;/span&gt; caranya: pilih    di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Type =    Exponential&lt;/span&gt;" , di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Period=    5"&lt;/span&gt; dan di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Line    colour&lt;/span&gt;" pilih warna &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;   Hitam&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Untuk   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;EMA-21&lt;/span&gt; caranya: pilih    di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Type=    Exponential"&lt;/span&gt;, di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Period=    21"&lt;/span&gt; dan di bagian "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Line    Colour&lt;/span&gt;" pilih warna &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;   Biru&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Jika    Garis EMA-5 (hitam)    memotong dari atas kebawah EMA 21 (Biru) candlesticknya berwarna hitam &gt;maka    trendnya adalah Turun/downtrend&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;   &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;b&gt;   Jika Garis EMA-&lt;/b&gt;5&lt;/span&gt;&lt;b&gt;   (hitam) mulai memotong keatas &amp;amp; berada di atas Garis EMA-21(biru) dan    candlesticknya putih berurutan&gt;&gt;&gt; Maka Trendnya adalah NAIK atau uptrend.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;   &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Trend yang bisa di lihat    dengan model EMA ini bisa untuk melihat trend jangka panjang tapi kadang agak    terlambat daripada candlestick. dan kombinasikan dengan   Style Candlestick    maka bisa menghasilkan signal yang lebih baik.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt; &lt;span style="font-weight: 700; text-decoration: underline; background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt; &lt;*&gt; CARA MENSETTING STOHASTIC SLOW 10:3:3 :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Anda juga  bisa menambahkan Stohastic slow untuk melengkapi grafik. Klik kanan di grafik lalu  klik "Indicators" dan pilih "stohastic slow" dan buat  periodenya 10 : 3 : 3 . Cara melihatnya cukup mudah : Jika garis stohastic berada di atas  sekali dan mendekati garis batas lalu mulai ada tanda akan menurun ( 2 garis  mulai memotong) maka menunjukkan kejenuhan  dan menandakan akan terjadi penurunan ( saatnya order Sell ). Jika garis  berada di bawah dan mendekati garis batas bawah maka menandakan kejenuhan dan  akan kembali naik jika garis mulai menunjukkan arah naik dan mulai saling  memotong ( saatnya Buy).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Setelah anda  tahu trend pergerakan harganya maka anda bisa melakukan order sesuai dengan  trend tersebut, misalnya jika trend sedang naik maka di rekomendasikan melakukan  order "&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Buy&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;" jika trend turun maka di  rekomendasikan order "&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sell&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;*&gt;  Tambahkan Bollinger Band&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Klik kanan di grafik, pilih indicators dan Bollinger  Band. Maka akan muncul 2 garis di bagian atas dan bawah dari grafik yang gunanya  sebagai batas atas atau bawah pergerakan harga saat itu.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Jika market sedang naik turun ( biasanya jika tak ada  news penting atau Bursa belum buka atau Pergerakan harian sudah matang) , maka  biasanya kita bisa manfaatkan bollinger band ini untuk melakukan swing trading.  cotoh: untuk hourly: jika candlestick menembus garis bollinger atas biasanya  akan kembali turun (saatnya sell). Jika Candlestick menembus bollinger bawah  biasanya akan kembali naik ( Saatnya Buy ).&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;Jika market mulai bergerak (Biasanya saat Open Bursa  atau Ada news yang berpengaruh). jika harga dengan cepat menembus titik  bollinger bawah dan bollinger band menunjukkan garis yang mulai melebar ke bawah  maka anda harus hati2. Jika trendnya kuat turun maka saatnya untuk sell. &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-1841287809043056179?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/1841287809043056179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=1841287809043056179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1841287809043056179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1841287809043056179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/tips-trading-di-marketiva.html' title='TIPS TRADING DI MARKETIVA...!'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-8234022966710161907</id><published>2008-09-08T17:50:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:50:23.877-07:00</updated><title type='text'>Resiko Manajemen Dalam Forex Trading</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/forex-trading-center.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 94px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/forex-trading-center.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Forex trading tergolong sebagai investasi yang sifatnya high risk. Artinya forex trading tergolong memiliki resiko tinggi. Salah satu yang tertinggi diantara instrumen investasi keuangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai forex trading :&lt;br /&gt;· Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%&lt;br /&gt;· Arus dana sangat cepat (very liquid)&lt;br /&gt;· Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%. Ada banyak metode trading yang bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin pasti untung 100%&lt;br /&gt;Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kita harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah “ya”. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus meperbaiki dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikut beberapa kiat dan manajemen resiko yang bisa Anda ambil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;1. Cut loss&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Cut loss digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail Kasus Lainnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah quantity 10000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820.&lt;br /&gt;Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profit  dan Loss dihitung dengan rumus sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/Rumusprofit.0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/Rumusprofit.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diketahui:&lt;br /&gt;Posisi Close: 1.8825&lt;br /&gt;Posisi Open:  1.8850&lt;br /&gt;Quantity: 10000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka:&lt;br /&gt;Profit/Loss = (1.8825 - 1.8850) x 10000&lt;br /&gt;Loss =  -0.0025 x  10000&lt;br /&gt;Loss =  $-25  (Tuan A mengalami kerugian $25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;2. Switching&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aksi ini mirip dengan cut loss, namun bedanya setelah menutup posisi kita yang merugi, kita&lt;br /&gt;membuka posisi baru dengan arah yang sama dengan pergerakan harga pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus yang sama dengan cut loss diatas, maka kita menutup posisi kita di 1.7980 lalu kita membuka sebuah posisi baru Open Sell karena harga cenderung mengalami penurunan. Dengan demikian jikalau harga terus turun katakanlah mencapai 1.7900 maka secara keseluruhan kita mengalami loss 20 point namun memperoleh profit sebesar 80 points (1.7980-1.7900 = 80) sehingga total kita masih memperoleh profit 60 points.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. X memperkirakan harga akan NAIK. Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih mahal dan mendapat selisih Keuntungan. Tapi ternyata bukannya naik, malah TURUN harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah analisa ulang, Mr. X berkesimpulan perkiraannya bahwa harga akan naik ternyata SALAH. Jadi apa yang harus dia lakukan ? Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian, lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang Dia memutuskan menutup posisi Buy nya yang merugi dan kemudian membuka posisi baru Sell (dengan harapan harga akan turun). Dan ternyata harga terus turun sehingga dia mengalami keuntungan melebihi kerugian yang diterima di posisi Buy yang dia tutup sebelumnya. Kemudian dia menutup posisi Sell tersebut dan menerima keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Untuk Anda:&lt;br /&gt;* Lakukan hanya bila prediksi keuntungan switching melebihi&lt;br /&gt;nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.&lt;br /&gt;* Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan&lt;br /&gt;prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian&lt;br /&gt;2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail Kasus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity 30000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900. Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/Rumusprofit.0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/Rumusprofit.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diketahui:&lt;br /&gt;Posisi Close: 1.8825&lt;br /&gt;Posisi Open:  1.8850&lt;br /&gt;Quantity: 30000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka:&lt;br /&gt;Profit/Loss = (1.8825 - 1.8850) x 30000&lt;br /&gt;Loss =  -0.0025 x  30000&lt;br /&gt;Loss =  $-75  (Tuan A mengalami kerugian $75)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Tuan A menganalisa lagi dan memprediksi harga dan diketahui harga akan terus bergerak turun, maka Tn. A membuka posisi Sell dengan Quantity sebanyak 20000 pada 1.8820. Tak beberapa lama harga terus turun hingga berada di kisaran 1.8730. Pada akhirnya Tn. A menutup posisinya pada 1.8740. Tuan A mendapatkan keuntungan 80 point (1.8820 - 1.8740 = 0.0080)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/Rumusprofit.0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/Rumusprofit.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Profit/Loss =  (1.8820 - 1.8740) x 20000&lt;br /&gt;Profit =  0.0080 x 20000&lt;br /&gt;Profit =  $160&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan hasil dari dua trading tadi adalah&lt;br /&gt;Trading I = -$75&lt;br /&gt;Trading II = $160&lt;br /&gt;Laba =  $160 - $75  = $85 atau  Rp765.000,- ($1 = Rp 9000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;3. Averaging&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara ini memerlukan modal ekstra untuk mempertahankan posisi yang telah kita buka yang ternyata bergerak berlawanan dengan harga pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah pada kasus yang sama dengan contoh Cut Loss diatas, maka jika kita hendak melakukan aksi averaging maka kita membuka posisi baru namun dalam hal ini tidak seperti switching yang menutup posisi kita yang mengalami kerugian lalu membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi kita yang sebelumnya dengan alasan harga telah bergerak turun. Pada averaging kita tidak menutup posisi kita yang telah dibuka (pada kasus ini Open Buy) lalu bahkan kita menambahinya dengan membuka posisi baru dengan arah yang sama yaitu Open Buy kembali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian? Bukankah kita telah melakukan Open Buy sebelumnya dan mengalami kerugian, lalu mengapa kita melakukan Open Buy kembali? Alasannya sederhana, kita berharap karena harga telah turun maka harga akan kembali naik sehingga ketika kita melakukan aksi Open Buy yang kedua diharapkan harga bergerak naik bahkan melampaui Open Buy kita yang pertama sehingga kita memperoleh keuntungan ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Kasus&lt;br /&gt;Mr. X memprediksi bahwa harga akan naik maka dia membuka posisi Buy. Namun harga ternyata bergerak turun. Mr. X segera menganalisa lagi dan kesimpulannya harga hanya akan turun sesaat dan akan kembali naik sesuai analisa sebelumnya Dia memutuskan membuka posisi buy baru saat harga turun sehingga ketika harga naik kembali dia bukan&lt;br /&gt;hanya memiliki 1 posisi yang profit tapi 2 sekaligus. Ternyata benar, tidak lama kemudian harga naik dan kemudian Mr. X menutup kedua posisi nya tersebut, yang pertama dan yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail Kasus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity&lt;br /&gt;20000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa&lt;br /&gt;melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu&lt;br /&gt;dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata harga terkoreksi dan bergerak turun hingga 1.8825.&lt;br /&gt;Tuan A kembali membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8825 dengan jumlah&lt;br /&gt;10000. Dia juga memasang Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tak lama kemudian harga kembali terkoreksi dan menyentuh 1.8900.&lt;br /&gt;Dengan demikian Tuan A mendapatkan 2 keuntungan dari 2 posisi yang telah dibuka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/Rumusprofit.0.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/Rumusprofit.0.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Posisi I :&lt;br /&gt;Profit/Loss = (1.8900 - 1.8850) x 200000&lt;br /&gt;Profit =  0.0050 x 20000&lt;br /&gt;Profit Posisi I = $100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi II :&lt;br /&gt;Profit/Loss = (1.8900 - 1.8825) x 10000&lt;br /&gt;Profit = 0.0075 x 10000&lt;br /&gt;Profit Posisi II = $75&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Profit kedua posisi : $160 + $75  = $235  atau Rp2.115.000,- ($1 = Rp9000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga manajemen resiko diatas sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Jadi, betapa sayangnya kita mengalami kerugian hanya karena kita tidak mengetahui hal diatas. Namun apakah dengan mengetahui ketiga manajemen resiko tersebut kita dipastikan tidak pernah mengalami loss?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya tentu saja tidak. Kalau Anda cermati, ketiga manajemen resiko diatas bertumpu pada satu hal: kemampuan kita menganalisa pergerakan harga. Ya, memang itulah inti dari forex trading. Manajemen resiko bahkan tidak pernah menjadi efektif apabila kita tidak mampu melakukan analisa dengan benar dan akurat. Jadi, mengetahui analisa adalah keharusan dalam memulai investasi di forex trading.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak yang harus dipelajari dalam memasuki dan berinvestasi didunia forex. Kita baru saja mempelajari bagian terluar dari investasi ini. Yang penting Anda belajar dan belajar terus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-8234022966710161907?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/8234022966710161907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=8234022966710161907' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8234022966710161907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8234022966710161907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/resiko-manajemen-dalam-forex-trading.html' title='Resiko Manajemen Dalam Forex Trading'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-89084433870824241</id><published>2008-09-08T17:49:00.003-07:00</published><updated>2008-09-08T17:49:56.503-07:00</updated><title type='text'>Analisa Fundamental</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/fx.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 176px; height: 117px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/fx.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :&lt;br /&gt;1.    Instansi Resmi/Pemerintah&lt;br /&gt;2.    Media cetak/elektronik&lt;br /&gt;3.    Perorangan&lt;br /&gt;Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut. Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :&lt;br /&gt;1.    Instansi Resmi/Pemerintah&lt;br /&gt;2.    Media cetak/elektronik&lt;br /&gt;3.    Perorangan&lt;br /&gt;Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat berita Fundamental dikelompokan menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt; 1.    Berita Permintaan bersifat Bullish&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bullish berasal dari kata ‘bull’ (sapi jantan); sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun, namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya, yaitu menanduk, lalu dilemparkan keatas).&lt;br /&gt;Contoh berita bersifat Bullish dari Reuter/media cetak :&lt;br /&gt;-    Cuaca buruk/storm/unfavourable,&lt;br /&gt;-    3 – 6 conseccutive (berturut-turut) days up/firmer (menguat)&lt;br /&gt;-    Triggered Buying, Bottomside/bottomout , Buying Power, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt; 2.    Berita Penawaran/Supply bersifat Bearish&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bearish berasal dari kata ‘bear’ (beruang); sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan naik, namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya, yaitu mengangkat lalu dibanting).&lt;br /&gt;Contoh berita bersifat Bearish dari Reuter/media cetak:&lt;br /&gt;-    Cuaca baik/favourable, 3-6 consecutive days down/easier (melemah)&lt;br /&gt;-    Lack of Demand (Kekurangan Permintaan)&lt;br /&gt;-    Triggered Selling, Topside capped (Puncak sudah tercapai), Harvesting&lt;br /&gt;-    Selling Power, Ample of stock (Stok melimpah),dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi analisa secara fundmental&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Analisa:&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ekonomi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Politik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keamanan (global, regional, negara)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penentu: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecepatan memperoleh informasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber informasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengolahan informasi &amp;amp; forecasting (ramalan)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; Beberapa Data Ekonomi dan Pengaruhnya Terhadap Dollar AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="3" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; No.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Economic Indicator&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik / Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  US$&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Average Earning&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Balance of Payment&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Budget Deficit&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Business Inventories&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Capacity Utilization&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Car Sales&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Chicago PMI (Purchasing Management Index)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Constuction Spending&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 9&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Consumer Confidence Index (CCI)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Consumer Credit (CI)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 11&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Consumer Price Index (CPI)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 12&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Consumer Spending (Expenditure)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 13&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Cost of Living&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 14&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Current Acount&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 15&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Corporate Profit&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 16&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Deflasi&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 17&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Discount Rate&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 18&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Durabel Goods Orders&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 19&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Econimic Monetary System (EMS)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 20&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Factory Orders&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 21&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Federal Budget&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 22&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Federal Reserve Fund&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 23&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Gross Domestic Product (GDP)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 24&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Gross National Product (GNP)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 25&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Housing Start&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 26&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Industrial Productions&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 27&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Invisible Trade&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 28&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Jobless Claims&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 29&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Leading Indicator&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 30&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Money Supply (M1, M2, M3, M4)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 31&lt;/td&gt;&lt;td&gt; National Association&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 32&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (NAPM)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 33&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Non Farm Payrolls&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Personal Expenditure&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 35&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Personal Income&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 36&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Prime Rate&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 37&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Product Price Index (PPI)&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 38&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Public Sector Debt Repayment&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 39&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Retail Sales&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Trade Balance&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 41&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Trade Devicit&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Trade Weighted Index&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 43&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Unemployment Rate&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Turun&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 44&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Unit Labour Cost&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 45&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Value Added Tax&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 46&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Visible Trade&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Naik&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Menguat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Keuntungan&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mudah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat menentukan harga secara global&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penentu trend jangka panjang (long term)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada kasus tertentu efektif untuk short term trading&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;strong style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Kelemahan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak bisa menentukan secara eksak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memakan banyak waktu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Subyektif, terlalu banyak asumsi yang dipakai&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Saran : Perhatikan hanya berita-berita yang sifatnya sangat kuat pengaruhnya terhadap perubahan mata uang. Ex: Payroll, teroris, perubahan suku bunga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-89084433870824241?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/89084433870824241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=89084433870824241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/89084433870824241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/89084433870824241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/analisa-fundamental.html' title='Analisa Fundamental'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3301296462887383966</id><published>2008-09-08T17:49:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:49:19.017-07:00</updated><title type='text'>Bollinger Bands</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Bollinger Bands       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/currency-trading.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 125px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/currency-trading.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bollinger Bands diciptakan oleh John Bollinger pada awal 1980 an untuk membantu membandingkan volatilitas dan harga relatif dalam satu periode analisis. Bollinger bands sendiri sebenarnya terdiri atas tiga buah garis yang membentuk semacam sabuk pembatas terhadap pergerakan harga. Namun dalam penerapannya garis tengah Bollinger Bands seringkali tidak ditampilkan karena memang garis tengah tersebut hanyalah garis Moving Averages biasa. Perhatikan gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger1.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti telah di terangkan diatas, Bollinger Bands sendiri bentuknya menyerupai sabuk yang menjadi pembatas pergerakan harga. Dapatkah Anda menemukan sesuatu pada gambar diatas? Ya benar. Apabila terjadi ketidak seimbangan antara demand dan supply, maka Bollinger Bands akan lebih melebar dibandingkan kondisi seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh dari gambar diatas, terjadi keadaan dimana supply lebih banyak dari demand sehingga membuat harga turun dari 1.2185 menuju 1.2071 (114 point), maka sabuk bolinger akan lebih melebar karena memang laju harga sedang meningkat. Bandingkan dengan keadaan dimana demand dan supply cenderung sama seperti pada pukul 12.00 dan setelahnya. Jika terjadi keseimbangan yang artinya pasar akan bergerak dalam kondisi sideways maka Bollinger Bands akan lebih menyempit dari biasanya karena memang laju harga tidak secepat ketika uptrend atau down trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai volatility indicator, sebenarnya Bollinger Bands tidak dapat berdiri sendiri. Indikator ini biasanya digunakan hanya sebagai indikator awal untuk mengukur harga relatif dan volatility (volatile = mudah berubah – volatility = tingkat kecepatan dalam berubah). Bollinger Bands bukanlah indikator action, jadi disarankan jika menggunakan indikator satu ini, gunakan juga indikator lain sebelum mengambil keputusan untuk buy atau sell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Formulasi Matematis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diterangkan diatas, Bollinger Bands pada dasarnya terdiri dari tiga garis. Yang timbul pada pikiran kita tentunya dari mana garis-garis ini berasal bukan? Nah, berikut penjelasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger2.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Uper band       = Simple Moving Average + (faktor pengali x standar deviasi)&lt;br /&gt;Middle band     = Simple Moving Average&lt;br /&gt;Lower band     = Simple Moving Average – (faktor pengali x standar deviasi)&lt;br /&gt;Faktor pengali   = [0.6174 x ln (periode Bollinger Bands)] + 0.1046&lt;br /&gt;Untuk faktor pengali, biasanya digunakan angka 2 dibandingkan penggunaan rumus diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar deviasi merupakan perhitungan statistik biasa yang digunakan untuk mengukur besarnya penyimpangan pada tiap-tiap data. Rumusnya adalah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger3.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dengan :       Xi  = data ke i&lt;br /&gt;      X   = rata-rata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data yang kita gunakan dalam perhitungan ini bukan hanya closed price saja seperti pada SMA biasa. Pada Bollinger Bands, data yang dipakai adalah gabungan antara high,low dan closinng price. Ada dua jenis pengambilan data pada middle band yaitu dengan memakai Typical Price dan Weighted Price.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger4.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Namun biasanya yang paling sering digunakan adalah typical price.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Karakter Bollinger Bands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap indikator tentulah punya karakter masing-masing. Begitu juga dengan indikator satu ini. Satu hal yang unik yang dimilikinya adalah Bollinger Bands memampukan tiap-tiap orang menginterpretasikan indikator ini dengan caranya masing-masing. Bahkan John Bollinger sendiri, pencipta indikator ini mengatakan bahwa hal yang paling menarik dalam analisa menggunakan Bollinger Bands adalah memperhatikan bagaimana setiap orang menggunakannya. Meski ada beberapa aturan baku dalam Bollinger Bands, tetapi bisa saja trader satu dengan trader lainnya memiliki cara yang berbeda dan penggunaan yang berbeda dalam memakai Bollinger Bands. Berikut adalah karakter umum yang berlaku pada Bollinger Bands:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bollinger Bands adalah indikator awal yang tidak dapat dipakai sebagai indikator action.Harus diapakai bersama indikator lainnya. Tentukan salah satu indikator yang terbaik bagi Anda sebagai indikator action, namun jangan memakai indikator action lebih dari satu. Beberapa indikator action yang baik adalah RSI, Stochastic ataupun momentum. Terserah Anda.&lt;br /&gt;* Pada umumnya harga akan bergerak dalam sabuk, namun demikian dapat juga harga bergerak diluar dari sabuk. Ini dapat berarti akan terjadi reversal atau malah sebaliknya penguatan trend yang sedang berlangsung. Untuk mengetahuinya kita dapat melihat indikator action yang kita pakai.&lt;br /&gt;* Penentuan periode dalam Bollinger Bands juga berpengaruh disini. Semakin kecil periode yang dipakai maka lebar sabuk akan semakin kecil dan demikian sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Bollinger Bands kita gabungkan dengan RSI, demikian hasilnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bila harga berada diluar upper band atau sama, sementara RSI masih berada dibawah zona overbought, maka ini berarti akan ada kelanjutan trend yang sedang terjadi. Sebaliknya bila RSI sudah berada diarea overbought dan sedang meninggalkan area overbought, maka ini berarti akan ada pembalikan trend dalam beberapa candle kedepan.&lt;br /&gt;* Bila harga berada diluar lower band atau sama, sementara RSI masih berada dibawah zona oversold, maka ini berarti akan ada kelanjutan trend yang sedang terjadi. Sebaliknya bila RSI sudah berada diarea oversold dan sedang meninggalkan area oversold, maka ini berarti akan ada pembalikan trend dalam beberapa candle kedepan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mari kita lihat gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger6.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger6.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perhatikan area yang dilingkari dan besar smoothing RSI. Pada 1.1932, besar smoothing RSI adalah 39.9429 dan harga telah menembus upper band dua kali secara berturut-turut. Ini mengindikasikan bahwa akan terjadi penerusan trend yang baru saja dimulai. Dalam kenaikan harga, tercatat beberapa kali juga harga menembus upper band namun RSI belum juga meninggalkan overbought area. Ini berarti trend masih akan terus terjadi sampai RSI meninggalkan overbought area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bandingkan dengan gambar berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger7.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger7.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada area yang dilingkari smoothing RSI bernilai 31.7379 dan harga telah menembus lower band tiga kali dengan bullish candle. Dengan demikian diperkirakan akan terjadi pembalikan trend seperti terlihat pada candle berikutnya. Kenapa saya dapat memberikan perkiraan bahwa akan terjadi pembalikan trend dari bearish menuju bullish? Itu karena selain indikator action saya menunjukan harga telah meninggalkan oversold area dan mengarah menuju overbought area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat disimpulkan dari penggunaan contoh disini, sebenarnya pemaduan Bollinger Bands dengan indikator lainnya dapat kita lakukan bila kita memahami penggunaan indikator lain tersebut dengan benar. Penggunaan indikator yang tepat akan menghasilkan keputusan yang saling menguatkan dan menunjang sehingga diperoleh berbagai keuntungan. Semakin kita memahami penggunaan indikator action maka semakin besar kesempatan kita memanfaatkan Bollinger Bands sebagai volatilitiy indicator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Pemakaian Bollinger Bands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Bollinger tidak dapat digunakan sendiri, namun ada beberapa indikasi open Buy/Sell yang masih kita bisa peroleh melalui Bollinger Bands terutama melalui middle band. Ingat, pada dasarnya middle band adalah indikator Simple Moving Average. Ini berarti apa yang berlaku pada SMA juga berlaku pada middle band:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Middle band berada di bawah harga, maka ini mengindikasikan Bullish trend.&lt;br /&gt;* Middle band berada di atas harag, indikasi Bearish trend.&lt;br /&gt;* Perpotongan antara middle band dan harga, indikasi peralihan trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger8.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger8.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Double bottom buy&lt;/span&gt;. Ini akan terjadi ketika harga menembus lower band dua kali berturut-turut. Adanya double bottom merupakan indikasi akan terjadi peningkatan harga. Namun untuk memastikannya, diperlukan konfirmasi harga menembus middle band. Jika telah menembus middle band, maka bisa diperkirakan akan terjadi uptrend dimana kita harus membuka posisi buy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger9.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger9.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebalikan dari double bottom buy adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;double top sell&lt;/span&gt; yaitu keadaan dimana harga menembus upper band dan divalidasi dengan penembusan middle band juga. Ini berarti akan terjadi penurunan harga dimana kita harus membuka posisi sell terlebih dahulu guna memperoleh keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/bollinger10.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/bollinger10.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3301296462887383966?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3301296462887383966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3301296462887383966' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3301296462887383966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3301296462887383966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/bollinger-bands.html' title='Bollinger Bands'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-1894353757748246249</id><published>2008-09-08T17:48:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:48:51.382-07:00</updated><title type='text'>Stochastic Oscillator</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Stochastic Oscillator       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/ForexChart.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/ForexChart.jpg" border="0" height="147" width="220" /&gt;&lt;/a&gt;Stochastic Oscillator merupakan alat analisis ciptaan George C Lane pada akhir 50-an. Seperti namanya, nilai kisaran pada indikator ini adalah 0-100 (oscillator). Stochastic Oscillator digunakan untuk menunjukkan posisi closing relatif terhadap range transaksi dalam suatu periode tertentu. Pada dasarnya indikator ini dipakai untuk mengukur kekuatan relatif harga terakhir terhadap selang harga tertinggi dan terrendahnya selama selang periode yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stochastic Oscillator terdiri dari dua garis yang disebut %K dan %D. Inti dari indikator ini adalah %K itu sendiri sedangkan %D adalah SMA dari %K. Bisa dikatakan bahwa %D adalah sebagai garis pengidentifikasian arah %K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita lihat dari range Stochastic Oscillator yaitu 0-100, dapat dikatakan bahwa sebenarnya indikator ini tidaklah berbeda dengan RSI. Hanya saja dalam Stochastic perhitungan meliputi harga terendah, tertinggi dan closing price pada waktu yangditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara matematis Stochastic Oscillator didefinisikan sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada periode tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Recent close = harga penutupan terakhir&lt;br /&gt;Lowest Low = harga terendah selama periode yang ditentukan&lt;br /&gt;Highest high = harga tertinggi selama periode yang ditentukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk %D adalah SMA dari %K itu sendiri. Secara default biasanya nilai %K adalah 14 dan %D adalah 3. Pemilihan periode %D hanya sebesar 3 periode disengaja untuk meningkatkan sensitifitas dari %D itu sendiri. Pertanyaannya apakah bisa selain nilai tersebut. Tentu saja bisa seperti indikator lainnya. Namun ada beberapa jenis Stochastic Oscillator dimana kita tidak dapat mengganti besar %D. Kita akan pelajari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari lihat gambar dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so2.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Fast, Slow dan Full Stochastic Oscillator&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti RSI yang juga oscilator indicator, kelebihan sekaligus kekurangan Stochastic adalah sensitifitasnya. Karena senstif maka dapat memberikan sinyal yang lebih dini dalam pemantauan pergerakan harga. Namun dengan demikian membuka celah munculnya berbagai sinyal palsu. Untuk mengurangi banyaknya sinyal palsu karena sensitifitas Stochastic maka diperlukan lebih dari sekedar %D untuk menghaluskannya. Garis %K pun dapat dihaluskan terlebih dahulu sebelum kemudian diolah kembali menjadi %D. Pengolahan ini membuat berbagai varian dari Stochastic Oscillator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fast Stochastic adalah nama lain dari Stochastic biasa (pada gambar diatas adalah Fast Stochastic). Apabila garis %K dimuluskan SMA 3 periode sebelum kemudian diolah kembali dengan SMA 3 peride berikutnya guna memperoleh garis %D maka akan diperoleh Slow Stochastic Oscillator. Sedangkan bila pemulusan menggunakan SMA dengan periode selain 3 untuk %K, Stochastic yang demikian dinamakan Full Stochastic Oscillator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini pemulusan %K dari Stochastic bukan hanya menggunakan SMA tetapi dapat juga menggunakan WMA dan XMA. Jadi, sebenarnya bergantung pada mana yang menurut Anda cocok. Saya hanya akan membahas cara membaca untuk Fast Stochastic Oscillator, untuk varian lainnya sama saja dalam cara membacanya. Yang berbeda adalah sensitifitas dan keakuratannya saja. Dan jangan lupa ada penentuan periode disinii. Jika %K kita ubah periodenya menjadi lebih besar atau lebih kecil dari 14 maka juga kan menghasilkan keakuratan yang berbeda tergantung pair yang Anda transaksikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so3.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar diatas adalah Full Stochastic Oscilaltor dengan menggunakan pemulusan 5 periode untuk %K-nya. Periode yang saya pakai disini adalah 14. Perhatikan perbedaannya dengan Fast Stochastic Oscillator yang telah saya berikan diatas. Full Stochastic terlihat lebih smooth dan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Interpretasi Stochastic Oscillator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa informasi yang dapat kita peroleh dengan Stochastic oscillaotr. Namun secara umum tidak berbeda dengan informasi pada RSI dan SMA. Dan memang Stochastic Oscillator sebenarnya adalah gabungan dari kedua jenis indikator tersebut dengan cara perhitungan yang berbeda. Secara keseluruhan, indikator ini dapat kita gunakan untuk menentukan keadaan overbought/ oversold (yang artinya prediksi trend untuk jangka panjang), perpotongan antara %K dan %D (sebagai short term trend), dan Bullish/Bearish centerline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Overbought / Oversold&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan overbought/ oversold menurut Stochastic diperoleh bila garis %K telah memasuki batasan 20 dan 80 yakni dibawah 20 untuk oversold dan diatas 80 untuk overbought. Sama dengan RSI bukan? Harap diingat juga bahwa batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau yang lain. Jadi jangan heran bila saya juga menggunakan batasan yang berbeda dalam menentukan kondisi overbought/ oversold dari situasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan overbought/ oversold ini akan memicu naik turunnya harga dalam jangka panjang. Apabila sedang terjadi kenaikan harga namun stochastic sudah menuju titik overbought-nyadan mulai meninggalkan area tersebut,itu berarti akan terjadi tekanan pada laju kenaikan harga yang pada akhrinya membuat harga kembali turun sampai keseimbangannya yang baru. Perhatikan gambar berikut. Untuk batasan overbought/ oversold kali ini saya menggunakan 25/75 (saya beri garis ungu) dan garis kuning menandakan %K meninggalkan area overbought/ oversold sehingga dapat kita katakan harga sedang menuju momentum kenaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so4.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;%K and %D Crossing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau batasan overbougth/ oversold itu untuk trend jangka panjang, maka perpotongan %K dan %D ini kita gunakan untuk perubahan trend minor. Maksudnya begini, bila dalam suatu kondisi long Bullish trend, seringkali dalam pergerakannya kita menemukan trend-trend minor. Besarnya minor dan mayor disini sangat relatif, bergantung pada time line yang kita gunakan. Untuk time line jam-jam an misalnya, jangan remehkan minor trend ini karena pergerakannya bisa mencapai 50 point! Itu artinya lebih dari cukup untuk memperoleh keuntungan sampai 50 Dollar hanya dengan 1 lot dan mengandalkan minor trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui sebelumnya %D merupakan MA dari %K yang tidak lain pencerminan dari perubahan harga. Jadi, sesuai dengan sifat MA dalam menentukan perubahan trend, setiap perpotongan antara %D dengan %K berarti adalah perubahan trend untuk jangka waktu singkat di depan. Kondisi Bullish terjadi bila garis %K memotong %D dari bawah dan sebaliknya trend Bearish diperoleh ketika %K memotong dari atas. Keadaan ini bisa saja berlangsung bahkan ketika kedua garis sedang dalam wilayah overbought/ oversold. Jika ini terjadi, itu artinya memang tekanan beli atau jual sedang kuat sekali sehingga akan terjadi kemungkinan harga menembus batas support dan ressistance-nya. Perhatikan gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so5.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar barusan kita bisa melihat secara keseluruhan harga sedang bergerak naik namun demikian sering kali pada saat kenaikan harga, terjadi penurunan-penurunan singkat yang merupakan usaha para pembeli menurunkan harga namun tidak cukup kuat dalam menahan tekanan beli. Dalam kondisi demikian kita bisa mengambil dua keuntungan sekaligus yaitu pada trend dalam jangka panjang maupun dalam short term trend. Kedua kondisi ini dapat kita ketahui cukup dengan Stochastic Oscillator. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;The Centerline&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti oscillator lainnya, pada Stochastic Oscillator pun juga terdapat centerline yang dipatok pada nilai 50. Pembacaan centerline ini pun sama persis dengan cara pembacaan pada RSI. Bila %K memotong centerline dari bawah ini menandakan kondisi Bullish Centerline dan sebaliknya bila % K memotong dari bawah kondisi Bearish tercapai. Sederhana bukan? Namun demikian sejujurnya centerline crossover ini jarang digunakan karena seringkali terlambat memberikan rekomendasi buy/sell. Para analis lebih sering menggunakan perpotongan antara %D dengan %K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/so6.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/so6.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menjadi kelebihan sekaligus kekurangan indikator yang bergerak dalam kisaran tertentu seperti ini adalah sensitivitasnya. Begitu juga pada Stochastic yang dapat bersifat sangat sensitif bila kita menggunakan periode yang tidak tepat. Penggunaan periode yang tidak tepat dapat membawa kita pada pengambilan keputusan yang salah yang pada akhirnya membawa kita pada kerugian besar.Untuk itu sangat disarankan Anda mencari periode yang terbaik pada indikator ini untuk setiap pairs. Besarnya bisa berbeda-beda. Semakin panjang periode yang dipakai maka grafik indikator akan semakin halus yang artinya ke-sensitifitas-annya akan berkurang. Disarankan juga untuk menggunakan Full Stochastic dalam penggunaan karena memang lebih halus dan dapat mengurangi grafik indikator yang terlalu keriting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-1894353757748246249?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/1894353757748246249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=1894353757748246249' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1894353757748246249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1894353757748246249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/stochastic-oscillator.html' title='Stochastic Oscillator'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-8268921180669659063</id><published>2008-09-08T17:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:48:03.592-07:00</updated><title type='text'>Relative Strength Index</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Relative Strength Index       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/forextrading.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 148px; height: 118px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/forextrading.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Relative Strength Index diperkenalkan pertama kali oleh J. Welles Wilder pada tahun 1978 pada bukunya New Concepts in Technical Trading Systems. Nilai dari Rsi berada pada kisaran 0-100 (itulah sebabnya mengapa digolongkan sebaga indikator oscillator. Oscillate = berkisar). RSI sendiri merupakan indikator yang membandingkan momentum harga yakni antara nilai pada saat ini terhadap daya tarik losses yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara matematis RSI dituliskan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi1.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;dengan RS adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi2.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;RS = Relative Strength, merupakan ratio antara dua buah XMA yang dihaluskan&lt;br /&gt;AG = Average price gain pada periode yang ditentukan. Diperoleh dari total gain dibagi periode yang dipakai.&lt;br /&gt;AL  = Average price loss pada periode yang ditentukan. Diperoleh dari total loss dibagi periode yang dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya saya ingin mencantumkan cara perhitungan di atas tapi berhubung saya malas membuatnya, saya urungkan. Toh saya rasa tidak berguna juga bagi Anda. Kita cukup mengetahui apa itu RSI dan aplikasinya untuk kita. Perhatikan gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi3.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik EUR/USD,Daily. Diambil 08 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Aplikasi RSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSI dapat kita gunakan untuk mengetahui hal-hal berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Overbought/Oversold menurut RSI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Divergence positif/negatif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Momentum pergerakan harga&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan saya jelaskan satu persatu cara mengetahui ketiga hal diatas menurut RSI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Overbought / Oversold menurut RSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara pengidentifikasian kondisi overbought / oversold dengan RSI sangatlah sederhana. Sederhana namun belum tentu mudah. Aturan umum yang berlaku adalah kondisi overbought diperoleh bila RSI memotong garis 70 dan oversold bila RSI memotong garis 30. Lalu apakah selalu 30-70 ? Tidak. Beberapa buku merekomendasikan 20-80 dan berbeda-beda untuk tiap pair yang kita tradingkan. Bisa saja untuk mata uang tertentu dalam kondisi tertentu batasan overbought / oversold berada pada 40-60, jadi bergantung mana yang sesuai. Lagi-lagi perlu dilakukan trial and error. Namun demikian sebagai sedikit panduan, RSI akan semakin akurat digunakan pada kondisi pasar yang efisien dan stabil. Sampai saat ini, pasar forex merupakan pasar yang paling stabil dan efisien dalam pergerakannya (harga lebih ditentukan oleh market dan sangat likuid). Jadi, sedikit banyak batasan 30-70 masih berlaku disini walaupun tidak mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan chart berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi4.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, 1 hour. Diambil 08 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Divergence Positif / Negatif menurut RSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti MACD, RSI juga dapat digunakan untuk menentukan divergence positif maupun negatif (bagi saudara yang lupa apa itu artinya divergence dapat kembali membaca mengenai indikator MACD). Cara membaca divergence pada RSI pun tidak bebeda dengan cara membaca divergence pada MACD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika indikator RSI bergerak naik sementara harga sedang menurun, hampir dapat dipastikan bahwa harga akan bergerak mengikuti pergerakan indikator RSI yaitu kembali naik. Demikian juga sebaliknya bila RSI sedang menurun dan harga sedang naik, maka beberapa saat kemudian harga akan bergerak turun mengikuti arah pergerakan RSI. Perhatikan gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi5.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 12 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;The Centerline Crossover (Momentum)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga pada MACD yang dapat digunakan untuk mengukur kekuatan momentum kenaikan/penurunan harga, RSI juga dapat digunakan untukhal yang sama. Bedanya jika pada MACD crossover terjadi pada garis nol maka pada RSI pada garis 50.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membaca kekuatan momentum suatu harga sama seperti pada MACD yakni bila garis RSI menembus centerline (garis 50) dari bawah maka sedang terjadi trend kenaikan. Besarnya momentum sebanding dengan besar nilai RSI yang terjadi. Demikian juga berlaku sebaliknya. Mari kita perjelas dengan satu gambar:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi6.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi6.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 12 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;False Signal pada RSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan menggunakan RSI sebagai indikator Anda tanpa membaca bagian ini terlebih dahulu!! Mengapa? Jika Anda cukup cermat memerhatikan gambar-gambar yang saya sajikan diatas pasti beberapa di antara Anda bertanya, mengapa ada beberapa keadaan dimana apa yang dikatakan RSI berbeda dengan keadaan yang sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang disebut false signal alias sinyal palsu. Jika kita telusuri dari rumus RSI mula-mula dapat kita ketahui bawha pada dasarnya RSI bergerak dengan sangat sensitif. Sebuah indikator yang sensitif memungkinkan kita memiliki banyak “anjuran” untuk Buy/Sell menurut indikator yang bersangkutan. Itu keuntungannya. Namun itu pun menjadi sekaligus bumerang bagi kita karena dengan semakin banyaknya anjuran yang ada maka akan semakin banyak kesempatan untuk terjadi anjuran yang menyesatkan yang membawa kerugian besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh banyak chartist, RSI tidak digunakan sendirian sebagai indikator utama karena sifat sensitifnya itu. RSI lebih sering dipakai sebagai penguat anjuran oleh indikator lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu adakah cara untuk menghilangkan false signal pada RSI atau setidaknya mengurangi kepalsuan si RSI ini? Ada. Tentu saja ada. Cara yang paling sederhana adalah mencari periode yang terbaik pada RSI yang hendak kita gunakan. Ini kembali pada proses trial and error.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembali lihat gambar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi7.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi7.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 12 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, periode mana yang cocok, silakan Anda yang tentukan sesuai selera masing-masing. Saya sendiri jika hendak menggunakan RSI biasanya menggunakan periode 10 atau 14, namun saya kembalikan lagi pada Anda sebagai pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lainnya lagi adalah mengurangi sifat sensitifitas RSI dengan memangkas bagian-bagian RSI yang terlalu keriting. Caranya dengan memberikan penghalus pada RSI menggunakan SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/rsi8.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/rsi8.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, 1 hour. Diambil 12 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar diatas saya menggunakan SMA 5 periode untuk menghaluskan RSI yang terlalu keriting. Perhatikan pada area yang saya beri tanda dengan lingkaran hijau. Terlihat bahwa nampaknya seolah-olah RSI akan menembus centerline yang artinya akan terjadi penguatan harga dalam tempo lumayan panjang. Tetapi ternyata itu hanyalah false signal, terbukti harga bergerak turun dan tidak terjadi kenaikan sama sekali. False signal ini dapat kita ketahui lebih dini ketika memberikan SMA pada RSI. SMA menunjukkan tidak menembus centerline yang artinya tidak akan terjadi penguatan harga sama sekali. Demikian caranya. Perlu diketahui, kondisi overbought/ oversold pada area 30-70 pun seringkali memberikan false signal dan dapat kita atasi dengan cara yang sama seperti cara diatas.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-8268921180669659063?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/8268921180669659063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=8268921180669659063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8268921180669659063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/8268921180669659063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/relative-strength-index.html' title='Relative Strength Index'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-1341254601752555944</id><published>2008-09-08T17:46:00.004-07:00</published><updated>2008-09-08T17:47:17.437-07:00</updated><title type='text'>The Candlestick</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        The Candlestick       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     Untuk memulai sebuah analisa, kita harus mampu membaca grafik terlebih dahulu. Grafik yang biasa dipakai adalah sebuah grafik sederhana antara harga vs waktu. Sumbu “X” sebagai waktu dan sumbu “Y” sebagai harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan gambar dibawah ini. Ini disebut “Candlestick Chart” karena bentuknya yang seperti lilin. Untuk grafik, saya mengambilnya pada &lt;a target="_blank" href="http://www.netdania.com/"&gt;www.netdania.com&lt;/a&gt; , penyedia realtime chart untuk forex. Anda dapat mengaksesnya dengan cuma-cuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/the-candle1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/the-candle1.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, 1 hour. Diambil 24 Juni 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Grafik ini dibuat pada abad ke 17 oleh orang-orang Jepang yang awalnya digunakan untuk memantau pergerakan harga pada produk-produk komoditi. Steven Nison dikenal sebagai orang pertama yang mempopulerkan chart model ini. Sifatnya yang sangat representatif karena terdiri dari High, Low, Open dan Closing Price membuat grafik ini paling populer dipakai oleh para analis forex. Jika Anda terbiasa dengan produk-produk sekuritas, grafik ini tidak pernah digunakan untuk memantau harga. Kenapa? Sederhana, harga sekuritas hanya memerlukan closing price saja tidak seperti pada forex trading.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari saya bantu Anda memahaminya. Sebenarnya ada lagi jenis grafik lainnya seperti bar chart, dot chart, line chart, dan lainnya. Tapi yang paling representatif ya ini.. si candlestick ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar diatas adalah grafik untuk nilai tukar GBP/USD. Jika Anda melihat garis biru putus-putus dibagian atas itu adalah harga terakhir dari nilai GBP/USD yaitu sebesar 1,8238. Artinya satu GBP harganya USD 1,8238 (ingat cara membaca quote yang pernah saya terangkan di modul sebelumnya!). Lihat juga tulisan kecil di bagian kiri atas yang tertulis “1 hour”. Itu artinya satu candle (satu batang, gitu lho maksudnya….) mewakili pergerakan harga untuk satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interpretasi candlestick didasarkan “pattern” yang ada. Candle yang berwarna hijau artinya harga bergerak naik atau closing price lebih tinggi nilainya dibanding opening price. Sebaliknya, candle berwarna merah artinya harga bergerak turun atau clsoing price lebih rendah nilainya dibanding opening price. Lalu apa garis vertikal diatas dan dibawah dari candle itu? Itu adalah highest price dan lowest price selama periode yang diberikan. Dalam contoh diatas adalah harga terendah dan tertinggi untuk setiap jamnya karena periode yang digunakan adalah per-jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memakai istilah Bullish dan Bearish maka yang berwarna hijau adalah Bullish pattern dan yang berwarna merah adalah Bearish pattern. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/the-candle2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/the-candle2.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan heran bila Anda menemui warna yang berbeda untuk kedua harga diatas misalnya biru dengan merah. Tidak masalah, bergantung masing-masing chart provider dalam memberikan warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/the-candle3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/the-candle3.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah candlestick untuk EUR/USD dengan periode daily/harian. Begini cara membacanya: Pada tanggal 20 terjadi penurunan harga dibandingkan hari pembukaannya yaitu dari 1.2210 ke 1.2131 (candle merah persis diatas tulisan oranye yang saya buat). Itu berarti ada perubahan harga sebesar 79 point pada tanggal 20 tersebut. Pada hari berikutnya yaitu tanggal 21 terjadi kenaikan harga yaitu dari 1.2131 menuju ke 1.2186 (candle berwarna hijau tepat dibawah tulisan ungu yang saya buat). Nah begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, sekarang muncul pertanyaan, apakah opening price itu harus sama nilainya dengan closing price pada hari sebelumnya? Tidak! Tidak harus, dan kenyataannya sering terjadi bahwa opening price berbeda dengan closing price pada hari sebelumnya. Ini seringkali terjadi bila melewati hari libur (Sabtu dan Minggu) ada jika ada kejadian khusus. Ketidak samaan ini biasa disebut “gap.” Gap ini ada gunanya dalam memprediksi harga dan ada jenisnya pula. Nanti saya jelaskan kegunaan gap. Tapi untuk sementara pengertian kita sampai disini saja dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/the-candle4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/the-candle4.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Gap pada candlestick&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pelajari lebih detail lagi tentang formasi candle stick karena biasanya formasi itu sangat penting untuk melakukan entry dan exit point.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-1341254601752555944?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/1341254601752555944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=1341254601752555944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1341254601752555944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1341254601752555944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/candlestick.html' title='The Candlestick'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-6228702505023159439</id><published>2008-09-08T17:46:00.003-07:00</published><updated>2008-09-08T17:46:48.857-07:00</updated><title type='text'>Moving Average Convergence Divergence (MACD)</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Moving Average Convergence Divergence (MACD)       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/images.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/images.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;MACD diciptakan oleh Gerald Appel dan mengambil formulasi yang sebenarnya mirip dengan Moving Average. Indikator ini terdiri dari dua bagian yaitu MACD histogram dan garis MACD sendiri. Secara garis, MACD terbagi atas tiga bagian yaitu triger line, center line dan MACD line. Perhatikan gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/macd1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/macd1.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda akan mengetahui mengapa MACD dikatakan mengambil formulasi yang sama dengan MA. Mari kita lihat asal dari garis-garis diatas (MACD line, triger line, Histogram, dan centerline) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;MACD line &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara default fromulasi MACD line adalah : XMA12 – XMA26 yaitu selisih dari XMA periode 12 dengan XMA periode 26. Oleh karena menggunakan XMA, maka sifat-sifat MACD juga akan menyerupai sifat-sifat XMA yaitu memberikan sinyal yang lebih dini dibanding MA lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Triger line&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Triger line adalah garis pemicu yang sebenarnya secara default adalah XMA9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Centerline&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Garis biasa. Merupakan garis nol yaitu membatasi histogram negatif dengan histogram positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Histogram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Formulasi untuk histogram adalah: MACD line – Triger line. Digunakan sebagai indikasi overbought/oversold. Akan saya perjelas nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;APlikasi MACD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa kita harus repot-repot menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja. Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini ternyata MACD mampu memberikan informasi bukan hanya trend yang akan terjadi tetapi lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;MACD untuk Perubahan Trend&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan MACD sebagai MACD line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish menuju Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah MACd line dan triger line. Mari kita perhatikan lagi gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/macd3.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/macd3.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Persis seperti aturan pada pembacaan MA, pada MACD berlaku aturan apabila MACD line memotong triger line dari bawah maka akan terjadi perubahan trend menuju Bullish trend. Dan berlaku juga sebaliknya apabila MACD line memotong triger line dari atas, maka akan terjadi perubahan trend menuju Bearish trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa pengaruhnya dengan center line? Adakah pengaruh perpotongan MACD line dan triger line pada perubahan trend? Ada! MACD line dan triger line yang memotong centerline juga merupakan indikasi perubahan trend. Namun dalam hal ini adalah perubahan trend dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kriteria panjang disini sifatnya agak relatif. Maksudnya bergantung pada jenis mata uang itu sendiri. Boleh jadi arti ‘panjang’ bagi GBP adalah sekitar 3 bulan namun pada EUR dan AUD bisa jadi 2 bulan misalnya. Jadi bergantung pada mata uang yang kita pilih dan jangan lupakan juga time scale yang kita pakai. Perrhatikan gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/macd4.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/macd4.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari gambar diatas bisa kita lihat bahwa long bullish trend pada EUR berlangsung selama ± 5 bulan. Lumayan panjang bukan? Nah, sepanjang waktu 5 bulan itu MACD line dan triger line beberapa kali saling berpotongan. Pada saat perpotongan itulah terjadi perubahan trend namun dalam jangka waktu yang relatif lebih singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Overbought dan Oversold pada MACD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari formulasi sederhana pada MACD, kita bukan saja dapat menentukan trend dalam jangka panjang maupun pendek. Ada satu lagi kegunaan MACD yaitu sebagai indikator overbought dan oversold. Meskipun jarang digunakan, ada baiknya kita mengetahuinya juga. Mungkin saja Anda menyukai indikator ini sebagai penentu wilayah overbought dan oversold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi overbought atau jenuh beli merupakan indikasi bahwa pasar telah mengalami kejenuhan dalam membeli mata uang yang bersangkutan. Jika ini terjadi maka diramalkan akan terjadi penurunan harga dalam beberapa saat kemudian. Begitu juga dengan oversold yang artinya kira-kira jenuh jual. Jika terjadi oversold maka diramalkan akan terjadi penguatan harga menuju titik resistance-nya. Perhatikan gambar dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/macd5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/macd5.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Garis dibawah centerline (area minus) merupakan wilayah yang disebut oversold area dan diatas centerline (area positif) merupakan wilayah overbought. Penurunan harga sendiri terjadi pada saat histogram (nah disinilah kegunaan histogram) meninggalkan area yang bersangkutan. Coba Anda perhatikan garis vertikal yang saya buat dan text box yang saya tambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda mempertanyakan sesuatu mengenai garis diatas? Sepertinya terlihat bahwa bearish dan bullish trend belum tentu terjadi setelah histogram meninggalkan minus atau positif area. Inilah yang menjadi kendala jarangnya digunakan indikator ini sebagai penentu overbought dan oversold : banyaknya delay/keterlambatan yang terjadi. Sebenarnya hal ini bisa Anda atasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan batas antara overbought dan oversold sebenarnya sangat subyektif yaitu dapat saja berubah-ubah dari waktu ke waktu. Tidak melulu center line merupakan batas antara keduanya. Dalam banyak kasus sering juga terjadi batasan antara keduanya terjadi pada titik positif atau negatif atau bahkan keduanya. Misalnya jika histogram memasuki nilai -0.0025 barulah dihitung sebagai oversold dan bila memasuki nilai +0.0025 baru terhitung sebagai overbought. Diantara keduanya tidak terhitung sebagai overbiught atau oversold. Atau bisa saja jarak keduanya tidak simetris contohnya oversold berada di -0.0025 dan overbought berada di +0.0035. Jadi bergantung pada mana yang Anda mau. Sayangnya tidak ada satupun metode untuk menentukan nilai ini secara efektif selain trial and error.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Divergence Positif dan Negatif – Is It a False Signal?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala kita menemukan bahwa indikator MACD sedang bergerak naik sedangkan harga malah sedang menurun atau sebaliknya, indikator bergerak turun sedangkan harga malah naik. Nah, jika kita tidak tahu kita berpikir bahwa yang terjadi adalah false signal dari MACD. Sebenarnya tidak demikian. Disinilah artinya divergence itu. Untuk itu kita langsung lihat gambar saja mengenai apa yang ingin saya tunjukkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/macd6.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/macd6.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perhatikan area yang saya batasi dengan garis merah. Pada area tersebut harga bergerak cenderung naik namun sebaliknya, indikator malah bergerak cenderung turun. Apa yang terjadi kemudian adalah terjadi penurunan harga yang signifikan. Kejadian seperti ini disebut divergence negatif yaitu indikator bergerak turun namun harga sedang bergerak sebaliknya. Jika terjadi divergence negatif seperti ini maka yang akan terjadi adalah harga akan bergerak mengikuti arah dari indikator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga terjadi pada divergence positif yaitu harga bergerak turun namun indikator cenderung naik. Jika terjadi divergence positif maka harga akan bergerak mengikuti arah indikator yaitu kembali menguat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divergence jarang terjadi, namun ada baiknya kita mengetahuinya supaya paling tidak Anda tidak menyalahkan saya jika terjadi false signal. Lalu, apa yang terjadi bila benar-benar terjadi false signal? Jika benar-benar terjadi false signal, saatnya kita mengubah periode dari MACD line dan triger line yang kita gunakan dan jangan menyalahkan siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini saya ringkaskan kaidah-kaidah yang berlaku pada indikator MACD:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt; No&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;td&gt;&lt;strong&gt;                                               Kriteria&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;td&gt;&lt;strong&gt;                     Definisi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;       &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  1&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; MACD line memotong triger line dari bawah&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Peralihan trend menuju Bullish&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  2&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; MACD line memotong triger line dari atas&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Peralihan trend menuju Bearish&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  3&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; MACD line dan triger line berada diatas centerline (area positif)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Long Bullish trend&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  4&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; MACD line dan triger line berada dibawah centerline (area positif)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Long Bearish trend&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  5&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Histogram positif/negatif&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Kondisi overbought / Oversold&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  6&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Divergence positif&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Harga akan ikut bergerak naik&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;  7&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Divergence negatif&lt;/td&gt;  &lt;td&gt; Harga akan ikut bergerak turun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-6228702505023159439?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/6228702505023159439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=6228702505023159439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6228702505023159439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6228702505023159439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/moving-average-convergence-divergence.html' title='Moving Average Convergence Divergence (MACD)'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-7909391152338623394</id><published>2008-09-08T17:46:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:46:12.887-07:00</updated><title type='text'>SMA, WMA, EMA Mana yang Lebih Baik?</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        SMA, WMA, EMA Mana yang Lebih Baik?       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/main4frame.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 152px; height: 152px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/main4frame.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dilihat dari pemberian sinyal bullish atau bearish memang EMA merupakan indikator yang dapat memberikan sinyal yang lebih dini dibanding keduanya. Tentu saja demikian karena toh EMA memang diciptakan untuk mengeleminir kekekurangan varian MA pendahulunya. Tapi jika pertanyaannya adalah mana yang lebih baik, ini menjadi sangat relatif bergantung pada si pemakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai panduan, semakin sensitifnya sebuah indikator memang akan menjadi sangat membantu untuk memprediksi harga. Namun sebaliknya, semakin sensitif maka akan semakin banyak juga false signal yang dihasilkan yang artinya bisa saja sinyal yang diberikan ternyata salah atau tidak berlangsung lama. Itu sebabnya kembali bergantung pada sang trader.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda adalah seorang yang lebih menyukai permainan yang lebih “safe”, mungkin SMA menjadi lebih cocok dibandingkan varian lainnya. Dan sebaliknya bila Anda menyukai permainan yang lebih beresiko (yang juga berari kemungkinan memperoleh keunutungan akan sama besarnya dengan resiko yang mungkin terjadi) maka XMA akan lebih baik menurut Anda karena lebih responsif dan lebih cepat dalam pemberian sinyal. Jika Anda seorang penganut “poros tengah”, silakan gunakan WMA. Yang jelas indikator hanyalah sebuah instrumen, kitalah yang menentukan keputusan berdasarkan petunjuk instrumen tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-7909391152338623394?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/7909391152338623394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=7909391152338623394' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7909391152338623394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7909391152338623394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/sma-wma-ema-mana-yang-lebih-baik.html' title='SMA, WMA, EMA Mana yang Lebih Baik?'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-6373306189265356511</id><published>2008-09-08T17:45:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:45:46.105-07:00</updated><title type='text'>Weighted Moving Average (WMA)</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Weighted Moving Average (WMA)       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/fx-cross-rates.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 178px; height: 118px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/fx-cross-rates.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Pertanyaan pertama yang timbul di benak kita adalah apakah perbedaan SMA dengan WMA? Tentu saja ada perbedaannya. Cukup berbeda sehingga diklasifikasikan menjadi dua bagian. Tidak cukup banyak berbeda sehingga nama mereka mirip karena menggunakan metodologi yang sama, hanya caranya yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan begini: Manakah harga yang memiliki bobot penekanan yang lebih besar dalam memprediksi harga didepan, harga satu jam terakhir yang kita miliki atau harga dua bulan lalu yang kita miliki? Tentu saja yang satu jam terakhir. Paling tidak pergerakan harga tidak satu jam terakhir akan lebih representatif dalam memprediksi harga didepan apabila dibandingkan dengan harga dua bulan yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jika kita aplikasikan dengan kehidupan sehari-hari, ambillah kita akan membeli sebuah telepon genggam. Tentu saja kita akan mencari tahu harga telepon genggam tersebut dalam rentang waktu terakhir. Nah, mungkin kita akan lebih memperhatikan harga satu hari yang lalu dibandingkan harga dua minggu yang lalu karena menurut hemat kita pastilah pergerakan harga tidak akan berbeda jauh dengan harga satu hari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bobot penilaian inilah yang diatur oleh WMA. Pada SMA, bobot setiap harga baik dua minggu lalu atau pun dua hari yang lalu memiliki bobot penilaian yang sama. Pada WMA data terakhir memiliki bobot yang lebih besar nilainya dibandingkan harga-harga sebelumnya.&lt;br /&gt;Pembobotan nilai pada WMA akan tergantung pada panjang periode yang kita tetapkan. Semakin panjang periode yang ditetapkan, maka semakin besar pula pembobotan yang diberikan pada data terbaru. Perhatikan tabel sederhana dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt; Data&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;       Bobot WMA&lt;br /&gt;untuk 2 periode&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;       Bobot WMA&lt;br /&gt;untuk 5 periode&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;       Bobot WMA&lt;br /&gt;untuk 7 periode&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  20&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  25&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  28&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              1 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  23&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  24&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              3&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              4&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  21&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  20&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;             1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              6&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 9&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;             2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;              7&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dari sini terlihat pada WMA dengan 2 periode, maka dua data terakhirlah yanga akan dihitung. Semakin besar periode maka data terakhir akan semakin besar bobot penilaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bentuk matematis, WMA dirumuskan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://belajarforex.com/images/stories/weight/weight1.gif" alt="Image" title="Image" align="middle" border="0" height="52" hspace="6" width="169" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, mari kita hitung WMA untuk 8 periode:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Data&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Bobot&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Data x Bobot&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;WMA untuk 8 periode&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  25&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    1&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;         25&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  26&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    2&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;         52&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  23&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    3&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;         69&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  27&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    4&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       108&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    5&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       145&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  23&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    6&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       138&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  21&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    7&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       147&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  20&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;    8&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       160&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;     = 844/36 = 23,44&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   36&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       844&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, tidak sulit bukan. Ini hanyalah untuk menjawab pertanyaan Anda dari mana sebenarnya perhitungan WMA itu diperoleh. Pada kenyataannya kita tidak perlu lagi melakukan perhitungan manual seperti ini dan mengeplotnya satu per satu pada kertas bergaris. Cukup dengan menggunakan software Streamster pada kita langsung dapat mengetahui nilai WMA untuk setiap harga mata uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0); font-weight: normal;"&gt;Aplikasi WMA&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Secara keseluruhan, peraturan pada WMA adalah sama seperti pada SMA karena memang cara perhitungannya sama hanya memiliki perbedaan pada pembobotan nilai saja. Berikut ringkasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                       Posisi WMA &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                      Arti&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA berada dibawah harga.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA berada diatas harga.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA memotong harga dari bawah.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuu bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA memotong harga dari atas.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt; WMA periode lebih panjang dari bawah.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt; WMA periode lebih panjang dari atas.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA dengan periode lebih panjang berada&lt;br /&gt; diatas WMA berperiode lebih pendek.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt; WMA dengan periode lebih panjang berada&lt;br /&gt; dibawah WMA berperiode lebih pendek.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, gambar dibawah ini adalah aplikasi dalam memprediksi trend yang akan terjadi dengan menggunakan WMA. Cara penggunaannya sama persis dengan penggunaan pada WMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mosimage" style="border-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;img style="width: 429px; height: 288px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/weight/weight2.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;" class="mosimage_caption"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 1 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dan dibawah ini pemakaian WMA dengan dua periode yang berlainan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mosimage" style="border-width: 0px;" align="center"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;img style="width: 435px; height: 291px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/weight/weight3.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;" class="mosimage_caption"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 1 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terlihat WMA lebih responsif dalam memprediksi perubahan trend pada USD/GBP. Setiap titik peralihan trend tepat berada pada candlestick terakhir trend yang sedang berlangsung. Perhatikan juga pada gambar di atas akan terjadi kembali perubahan trend dari bullish menuju bearish. Dalam hal ini pemilihan periode yang tepat juga berpengaruh pada presisi penentuan trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah metode pembobotan pada WMA merupakan metode pembobotan yang paling cepat dalam memberikan perubahan trend? Tidak. Pada WMA pembobotan dilakukan tidak menyertakan nilai WMA sebelumnya. Pada bagian setelah ini kita akan melihat metode rata-rata bergerak yang melibatkan fungsi eksponensial dalam melakukan pembobotannya. Hasilnya adalah pemberian sinyal peralihan yang dapat lebih dini. Exponential Moving Average (EMA).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-6373306189265356511?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/6373306189265356511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=6373306189265356511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6373306189265356511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6373306189265356511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/weighted-moving-average-wma.html' title='Weighted Moving Average (WMA)'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-624837212153500703</id><published>2008-09-08T17:43:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:44:46.526-07:00</updated><title type='text'>Exponential Moving Average (EMA)</title><content type='html'>&lt;div class="TopPost"&gt;&lt;div class="FullWidth"&gt;       &lt;div class="TitleHeaderPost"&gt;        Exponential Moving Average (EMA)       &lt;/div&gt;             &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;                     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/1600/1099_s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 153px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4513/3262/320/1099_s.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;EMA atau ada juga yang menyebut dengan XMA, merupakan penyempurnaan dari metode SMA. Seperti kita ketahui bahwa pembobotan SMA merupakan penyebab yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan sinyal perubahan trend. Pemberian bobot pada EMA sama seperti juga pada WMA, melibatkan periode. Hanya saja perbedaannya jika pada WMA semakin panjang periode yang kita gunakan maka semakin besar bobot nilai terakhirnya, maka pada XMA terjadi sebaliknya yaitu semakin panjangperiode yang kita pakai maka semakin kecil pembobotan nilai terakhir yang kita pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ok, mari kita lihat contoh perhitungannya. Dibawah ini adalah perhitungan EMA 6 periode:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Data&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Previous EMA&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;      EMA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  25&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  24&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  28&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  26&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  27&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   25,666667&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 26,047619&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  29&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   26,047619&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 26,891155&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  30&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   26,891155&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 27,779396&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  9&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  31&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   27,779396&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 28,699567&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  30&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   28,699567&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 29,071119&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 11&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  29&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   29,071119&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 29,050799&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 12&lt;/td&gt;&lt;td&gt;  31&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;   29,050799&lt;/td&gt;&lt;td&gt; 29,607713&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari Anda yang memperhatikan data-data yang membosankan ini pastilah bertanya-tanya dari mana nilai previous EMA pada data nomor 6 karena bukankah kita belum sama sekali memiliki nilai EMA pada bagian sebelumnya? Jawabannya, nilai previous EMA tersebut adalah nilai SMA. Jadi, nilai EMA untuk data pertama adalah sama persis dengan nilai SMA. Dalam contoh diatas besarnya adalah 25,666667. Diperoleh dari (25+24+28+24+26+27)/6 = 25,666667. Sama persis dengan cara menghitung SMA bukan? (ayo lihat kembali pada bab sebelumnya!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMA atau XMA pada nomor 6 diperoleh dari rumus diatas yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://belajarforex.com/images/stories/expo/expo2.gif" alt="Image" title="Image" align="middle" border="0" height="46" hspace="6" width="394" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan terus dilakukan seperti cara diatas untuk memperoleh nilai EMA berikutnya. Tapi sudahlah, Anda tidak perlu melakukan perhitungan seperti saya karena semuanya sudah tersedia secara otomatis pada masa sekarang. Namun jika Anda tertarik untuk melakukan cross check dengan apa yang saya berikan, silakan saja. Tidak ada yang menghalangi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Aplikasi EMA&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Secara keseluruhan, peraturan pada EMA adalah sama seperti pada SMA karena memang cara perhitungannya sama hanya memiliki perbedaan pada pembobotan nilai saja. Berikut ringkasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                       Posisi XMA&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                       Arti&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA berada dibawah harga.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA berada diatas harga.&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA memotong harga dari bawah.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuu bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA memotong harga dari atas.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt;XMA periode lebih panjang dari bawah.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt;XMA periode lebih panjang dari atas.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA dengan periode lebih panjang berada&lt;br /&gt; diatas XMA berperiode lebih pendek &lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt; XMA dengan periode lebih panjang berada&lt;br /&gt;dibawah XMA berperiode lebih pendek.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nah, gambar dibawah ini adalah aplikasi dalam memprediksi trend yang akan terjadi dengan menggunakan XMA. Cara penggunaannya sama persis dengan penggunaan pada SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mosimage" style="border-width: 0px;" align="center"&gt;&lt;img style="width: 429px; height: 300px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/expo/expo3.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;div class="mosimage_caption" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Grafik GBP/USD, Daily. Diambil 1 Juli 2005. Sumber : www.netdania.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan dengan memakai dua buah XMA juga dapat digunakan sama seperti pada SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 430px; height: 281px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/expo/expo4.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-624837212153500703?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/624837212153500703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=624837212153500703' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/624837212153500703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/624837212153500703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/exponential-moving-average-ema.html' title='Exponential Moving Average (EMA)'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-7437852598713088219</id><published>2008-09-08T17:42:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:43:02.837-07:00</updated><title type='text'>Moving Average (MA)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Moving Average (MA) Merupakan indikator yang paling sering digunakan dan paling standar. Jika di Indonesiakan artinya kira-kira adalah rata-rata bergerak. Moving average sendiri memiliki aplikasi yang sangat luas meskipun sederhana. Dikatakan sederhana karena pada dasarnya metode ini hanyalah pengembangan dari metode rata-rata yang biasa kita kenal di sekolah (nah, ada gunanya juga bukan kita bersekolah?). &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Moving average mempunyai tiga varian yang berbeda yaitu Simple Moving Average, Weighted Moving Average dan Exponential Moving Average. Masing-masing merupakan metode rata-rata bergerak, hanya saja cara me-rata-ratakannya yang berbeda satu sama lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;A. Simple Moving Average (SMA)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Jika saya mempunyai data 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29 dan 30. Kemudian saya akan menerapkan metode SMA dengan 3 periode dan 4 periode maka hasilnya akan seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;Sampel&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;   SMA 3 periode&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;      SMA 4 periode&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;               -&lt;/td&gt;&lt;td&gt;                   -&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;               -&lt;/td&gt;&lt;td&gt;                   -&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    25&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (23+24+25)/3 = 24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;                   -&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    26&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (24+25+26)/3 = 25&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (23+24+25+26)/4 = 24.5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    27&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (25+26+27)/3 = 26&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (24+25+26+27)/4 = 25.5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    28&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (26+27+28)/3 = 27&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (25+26+27+28)/4 = 26.5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    29&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (27+28+29)/3 = 28&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (26+27+28+29)/4 = 27.5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;    30&lt;/td&gt;&lt;td&gt; = (28+29+30)/3 = 29&lt;/td&gt;&lt;td&gt; (27+28+29+30)/4 = 28.5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan gambar Simple Moving Average dengan periode 10 berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="width: 401px; height: 267px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/moving1/moving1.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Aplikasi SMA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;  &lt;/strong&gt; Ada beberapa kegunaan dari SMA. Secara garis besar dapat digunakan untuk hal-hal berikut:    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1.        &lt;!--[endif]--&gt;Menentukan trend yang akan terjadi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2.        &lt;!--[endif]--&gt;Menentukan titik support dan resistance.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3.        &lt;!--[endif]--&gt;Memuluskan indikator lain yang terlalu bergerigi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada bagian ini saya akan membahas mengenai menentukan trend dengan memakai SMA. Menentukan titik resistance dan support serta memuluskan indikator saya bahas pada bagian lainnya dari CD ini (pasti saya bahas kok…., jangan khawatir.)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      Nah,untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan lagi grafik SMA barusan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://belajarforex.com/images/stories/moving1/moving2.gif" alt="Image" title="Image" border="0" height="237" hspace="6" width="391" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda melihat sesuatu dari grafik ini (ayolah, sedikit lebih cerdas lagi…...). Ya Benar! Disini dapat kita lihat bahwa apabila harga bergerak naik, SMA berada dibawah dari candlestick dan sebaliknya bila harga bergerak turun maka SMA berada diatas candlestick. Tentu saja penerapan periode yang tepat amat membantu disini. Apabila terjadi crossing antara harga dengan SMA, dapat kita ketahui bahwa akan terjadi perubahan arah trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana kalau kita menggunakan dua buah SMA dengan dua periode yang berbeda? Hmm.. sangat menarik. Kita akan segera tahu bagaimana hasilnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="width: 394px; height: 235px;" src="http://belajarforex.com/images/stories/moving1/moving3.gif" alt="Image" title="Image" border="0" hspace="6" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lebih memudahkan bukan? Dengan penggunaan dua SMA dengan dua periode yang berbeda kita dapat lebih akurat lagi memprediksikan kemana harga akan bergerak. Apabila telah terjadi perpotongan antara harga dengan kedua SMA maka akan dipastikan harga kan berubah arahnya. Dengan demikian kita memiliki tiga buah perpotongan garis yaitu perpotongan antara SMA 20 dan SMA 40 dan perpotongan SMA 20 dengan harga serta perpotongan SMA 40 dengan harga. Dapat kita catat bahwa apabila rentang antara kedua SMA semakin besar maka kemungkinan trend akan terus berlangsung dan bila mulai terjadi penyempitan jarak diantara keduanya dan sampai terjadi perpotongan kebali, bisa disimpulkan bahwa trend sudah berakhir. Mudah bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagai mana dengan periode? Sayangnya sampai saat ini belum ada aturan pencarian periode yang tepat untuk dipakai. Memang perlu banyak-benyak berlatih dan mencoba (trial and error). Perlu Anda catat bahwa penggunaan periode dapat berubah-ubah menurut kebutuhan meskipun pada pair yang sama karena memang kondisi sebuah mata uang adalah dinamis dari waktu kewaktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya sarikan penggunaan SMA untuk membaca trend dalam bentuk tabel sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;No&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                               Posisi SMA&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;                        Arti&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 1&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA berada dibawah harga.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 2&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA berada diatas harga.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 3&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA memotong harga dari bawah.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuu bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 4&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA memotong harga dari atas.&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;       &lt;p align="left"&gt;SMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt;SMA periode lebih panjang dari bawah.&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bearish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 6 &lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA periode lebih pendek memotong&lt;br /&gt; SMA periode lebih panjang dari atas.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Perubahan trend menuju bullish.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 7&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA dengan periode lebih panjang berada diatas&lt;br /&gt; SMA berperiode lebih pendek.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bearish / trend menurun.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; 8&lt;/td&gt;&lt;td&gt; SMA dengan periode lebih panjang berada dibawah&lt;br /&gt; SMA berperiode lebih pendek.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt; Kondisi bullish / trend naik&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;MA dapat digunakan untuk menentukan arah trend, untuk menentukan proteksi, untuk masuk atau keluar (entry maupun exit) untuk meratakan (smoothing) gerakan-gerakan harga yang terlalu kasar, untuk sinyal konfirmasi dengan menggunakannya sebagai sinyal CrossOver,dsb.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Fungsi MA adalah meratakan gerakan pasar yang fluktuatif dan mengidentifikasikan arah pergerakan harga, juga dengan MA bisa menunjukan kekuatan trend dari kecuraman dari sudut garisnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Jenis-jenis Moving Average yang lain akan dibahas pada artikel terpisah  &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;1. Simple Moving Average &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SMA dihitung dengan cara menambahkan harga yang akan dihitung kemudian dibagi dengan periode lama waktunya. Harga yang dihitung biasanya adalah harga Close. Tapi bisa juga harga High, Low, atau rata-rata dari ketiganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;2. Weighted (WMA), Exponential (EMA) dan Triangular MA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa trader beranggapan bahwa harga yang terakhir adalah lebih penting daripada harga yang lebih lama. Sehingga naik/turunnya MA itu, karena pengaruh harga terakhir bukan karena pengaruh data beberapa periode yang lalu. Sehingga harga yang terakhir diberi pemberat berupa bilangan bulat yang dikalikan kepada harga terakhir. Jika pemberat tersebut linier maka disebutlah WMA dan bila berbentuk exponensial disebut EMA. Sedang untuki Triangular MA, penekanan pemberatnya ada pada tengah-tengah periode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;3. Variabel MA dan Time Series MA.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Variable MA adalah EMA yang parameternya dapat berubah (Adaptif) berdasarkan volatilitas dari data. Sedang Time Series MA dihitung berdasarkan teknik linier regresi.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Tips 1 &lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;Timing entry dengan menggunakan Single Moving Average (SMA, WMA, EMA) adalah : Buy bila harga (umumnya Close) diatas rata-rata, Sell bila harga dibawah rata-rata.&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Tips 2 &lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;Single Moving Average sering digunakan sebagai trend filter juga. Yaitu bila harga diatas rata-rata, maka ambillah posisi buy tapi gunakan indicator lain untuk Entry demikian untuk sebaliknya.&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-7437852598713088219?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/7437852598713088219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=7437852598713088219' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7437852598713088219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7437852598713088219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/moving-average-ma.html' title='Moving Average (MA)'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-2233350671721455333</id><published>2008-09-08T17:41:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:41:56.114-07:00</updated><title type='text'>Analisa Teknikal</title><content type='html'>Banyak sekali indikator-indikator yang digunakan pada analisa teknikal. Tapi di sini hanya dibahas beberapa yang paling sering digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana indikator dapat digolongkan menjadi 3 macam yaitu trendline indicator, oscillator dan momentum indicator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trendline indicator memiliki kegunaan utama untuk mengetahui trend yang sedang terjadi dengan rentang periode yang ada (meskipun demikian trendline indicator dapat juga digunakan untuk mengetahui hal lainnya seperti support dan resistance point, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator Oscillator memiliki ciri yang khas yaitu memiliki rentang nilai yang terbatas, biasanya 0-100. RSI, Stochastic oscillator merupakan contoh indikator jenis ini. Biasanya digunakan untuk menentukan overbought dan oversold point yang pada akhirnya akan memicu uptrend atau pun downtrend.&lt;br /&gt;Momentum indicator digunakan untuk mengetahui seberapa cepat akselarasi sebuah trend sehingga kita dapat mengetahui seberapa lama trend tersebut akan berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknikal Indikator yang sering digunakan dapat Anda baca pada artikel-artikel berikut ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moving Average (MA)&lt;br /&gt;Exponential Moving Average (EMA)&lt;br /&gt;Weighted Moving Average (WMA)&lt;br /&gt;SMA, WMA, EMA Mana yang Lebih Baik?&lt;br /&gt;Moving Average Convergence Divergence (MACD)&lt;br /&gt;The Candlestick&lt;br /&gt;Relative Strength Index&lt;br /&gt;Stochastic Oscillator&lt;br /&gt;Bollinger Bands&lt;br /&gt;ROC dan Momentum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-2233350671721455333?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/2233350671721455333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=2233350671721455333' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/2233350671721455333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/2233350671721455333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/analisa-teknikal.html' title='Analisa Teknikal'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3750220451593043078</id><published>2008-09-08T17:40:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:40:59.510-07:00</updated><title type='text'>Pengetahuan Dasar Forex Trading</title><content type='html'>. Forex Trading bergerak terus selama 24 jam setiap hari kerja (Senin sampai Jumat) berputar mulai dari pasar New Zealand &amp; Australia yang berlangsung pukul 04.00 – 14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang &amp; Singapura yang berlangsung pukul 07.00 – 16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman &amp; Inggris yang berlangsung pukul 14.00 – 22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika yang berlangsung pukul 19.30 – 04.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perdagangan di sessi Asia biasanya harga tidak terlalu memperlihatkan pergerakan (flat). Harga biasanya mulai bergerak saat memasuki sessi Eropa (14.00 WIB) dan puncak pergerakan biasanya terjadi pada saat sessi Amerika dibuka jam 19.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berita ekonomi saat sessi Amerika dibuka (US open) biasanya sangat ditunggu pelaku pasar / trader. Karena pergerakan harga bisa sampai 100 – 200 point. Selalu mengikuti berita ekonomi dan analisanya terhadap pasar uang dunia di web site seperti http://www.forexnews.com atau http://www.bloomberg.com Anda tinggal pilih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berita ekonomi (economic indicator) yang penting dan banyak mempengaruhi pergerakan harga, seperti berita tentang Non Farm Payroll (NFP), Gross Domestic Product (GDP), Trade Balance, CPI, kenaikan suku bunga dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download indikator ekonomi disini DOWNLOAD&lt;br /&gt;Untuk melihat jadwal berita (calendar) ekonomi yang akan dikeluarkan lihat&lt;br /&gt;http://forexfactory.com dan http://dailyfx.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mata uang yang paling sering diperdagangkan adalah pasangan mata uang seperti GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, USD/JPY. Mata uang ini dipilih karena pergerakannya sangat fluktuatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bila GBP/USD dan EUR/USD sedang dalam kondisi “down trend” maka biasanya USD/CHF dan USD/JPY dalam kondisi “Up Trend”. Tapi bila suatu saat harga ini bergerak tidak berlawan seperti yang disebutkan di atas, Anda wajib hati-hati untuk memasang posisi (entry) pada hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mata Uang&lt;br /&gt;GBP (Great Britain Poundsterling) mata uang negara Inggris , EUR (Euro) mata uang negara-negara Eropa, USD (United States Dollar) mata uang Negara Amerika Serikat, CHF(Swiss Franc) mata uang negara Swiss, JPY (Japanese Yen) mata uang negara Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila GBP/USD =- 1.8541 berarti 1 GBP = 1.8541 USD&lt;br /&gt;Bila EUR/USD = 1.2778 berarti 1 EUR = 1.2778 USD&lt;br /&gt;Bila USD/CHF = 1.2250 berarti 1 USD = 1.2250 CHF&lt;br /&gt;Bila USD/JPY = 114.50 berarti 1 USD = 114.50 JPY&lt;br /&gt;Atau contoh mudah :&lt;br /&gt;Bila USD/IDR = 9800 berarti 1 USD (Dollar) sama dengan 9800 IDR (Rupiah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguatan dan Pelemahan mata uang&lt;br /&gt;Kadang masih banyak orang yang terbalik membacanya, mana mata uang yang menguat dan mana mata uang yan melemah. Bila GBP/USD bergerak dari harga 1.8540 ke 1.8590 (naik). Maka ini berarti GBPUSD mengalami kenaikan 50 poin. Terhadap masing2 mata uang; GBP mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang USD mengalami “pelemahan” nilai mata uang. Karena nilai Dollar (USD) yang dibutuhkan untuk membeli GBP semakin besar yaitu dari 1.8540 menjadi 1.8590 per 1 Poundsterling (GBP). Pendek kata nilai, nilai Pound makin mahal terhadap Dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh mudah lagi mis; Dollar terhadap Rupiah USD/IDR&lt;br /&gt;Bila USD/IDR bergerak dari harga 9500 ke 9900 (naik)&lt;br /&gt;Artinya harga bergerak 400 point (Wow…!!). Terhadap masing2 mata uang; USD mengalami “penguatan” nilai mata uang sedang IDR mengalami “pelemahan” nilai mata uang. Karena nilai Rupiah (IDR) yang dibutuhkan untuk membeli Dollar (USD) semakin besar yaitu dari 9500 menjadi 9900 per 1 Dollar (USD). Pendek kata nilai, nilai Dollar makin mahal terhadap Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Seperti yang Anda sudah ketahui bahwa dalam perdagangan Forex dikenal istilah "Two Ways Opportunities ?" Yaitu transaksi di FOREX dapat dilakukan dengan cara 2 arah dalam mengambil keuntungannya. Bila trend harga sedang naik maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi BUY (offer). Sedang bila trend harga sedang turun maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi SELL (bid). Contohnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi BUY (offer)&lt;br /&gt;Kita melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend naik (up trend)&lt;br /&gt;Setelah kita menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open position) yaitu “BUY’ dengan quantity 1000 ($10) ketika harga GBP/USD telah mencapai 1.8550 (misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian harga bergerak naik terus sampai 1.8640. kita lihat harga mulai bergerak lambat. Dan telah menyentuh garis resistan yang kuat. Kita memutuskan untuk melikuidasi (menutup) posisi kita di 1.8640. Maka dari transaksi ini kita mendapat keuntungan 90 poin ( 1.8640 – 1.8550 = 90 point )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang kita peroleh&lt;br /&gt;Dengan Quantiy 1000 ($10) adalah 10x90/100(leverage) = $9 (profit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi SELL (bid)&lt;br /&gt;Kita melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend turun (down trend)&lt;br /&gt;Setelah kita menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open position) yaitu “SELL’ dengan quantity 10000 ($100) ketika harga GBP/USD telah mencapai 1.8860 (misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian harga bergerak turun terus sampai 1.8780. kita lihat harga mulai bergerak lambat. Dan telah menyentuh garis suppot yang kuat. Kita memutuskan untuk melikuidasi (menutup) posisi kita di 1.8780. Maka dari transaksi ini kita mendapat keuntungan 80 poin ( 1.8860 – 1.8780 = 80 point )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang kita peroleh&lt;br /&gt;Dengan Quantiy 10000 ($100) adalah 100x80/100(leverage) = $80 (profit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Perhitungan profit ini berbeda antara direct currency (GBP/USD, EUR/USD) dengan indirect currency (USD/CHF,USD/JPY). Akan dibahas lain waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Analisa teknikal dan analisa fundamental sangat penting untuk dipelajari guna menganalisa pergerakan harga. Analisa Teknikal adalah analisa pergerakan harga dengan melihat grafik pergerakan harga sebelumnya ( 5 menit, 30 menit , 1 jam, atau 1 hari yang lalu) biasanya dilengkapi dengan indicator-indikator untuk melihat tren harga dan untuk memutuskan kapan harus masuk pasar (Entry) dan kapan harus keluar dari pasar (Exit). Sedangkan Analisa Fundamental adalah analisa yang didasarkan melihat perkembangan ekonomi suatu Negara. Misalnya kenaikan suku bunga bank, inflasi, NFP dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jangan menggunakan time frame yang kecil untuk menentukan trend harga seperti 1 minute (1M), 5 minute (5M). Karena terlalu banyak “gelombang” yang bisa menelan&lt;br /&gt;Gunakan time frame 1 jam (1H) untuk menentukan trend dan time frame 5 minute (5M) untuk melihat pergerakn harga. Atau gunakan time frame 1hari (1D) untuk melihat trend dan gunakan 1 jam(1H) untuk melihat pergerakan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Trend daily (harian) sedang naik, usahakan pada hari itu jangan memasang posisi yang berlawan dengan trend harian. Lihatlah pergerakan harga pada time frame 1H (1jam), bila harga sedang turun tunggulah harga sampai dasar dan memantul kembali naik (bounce). Intinya “buy at bottom and sell at top” beli saat harga berada di dasar dan jual pada saat harga berada di puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Pilih strategi yang sesuai dengan Anda. Uji dahulu (back test) dengan demo account selama sebulan. Lihat hasilnya apakah memberikan probability keuntungan yang tinggi atau malah probability kerugiannya sangat besar. Kunci keberhasilan dalam trading adalah sabar dan disiplin dengan strategi yang sudah Anda yakini, hindari nafsu serakah dan rasa takut serta hindari rasa terburu nafsu untuk segera membalas kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Dalam trading gunakan paling banyak 10% saja dari equity yang Anda miliki.Misal uang di account marketiva Anda 100 USD. Gunakan paling banyak 10 USD untuk trading. Selalu pasang sotp loss 5% dari equity untuk membatasi kerugian. Dan ketahui kapan harus masuk pasar dan kapan harus keluar dari pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Terus belajar dan tambahlah pengetahuan anda dalam forex trading Pelajari strategi dari forum2 dan trader lain pelajari money management, pelajari trading psychology dsb dll meski Anda selalu berhasil dalam trading Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Ikuti forum-forum forex serta mailing list yang banyak di internet. Tidak perlu membayar dalam mengikuti forum forum ini. Gratis ! dan yang jelas pengetahuan Anda akan semakin bertambah dengan banyak berdiskusi dan membaca artikel2 mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari forum forex di internet atau informasi lain tentang forex Anda tinggal memasukan kata-kata “forum forex” , “forex trader groups”, “forex trading” atau “fundamental analysis” ke dalam search engine untuk mencarinya. Ribuan jumlah informasi yang tersedia tentang forex. Tinggal Anda yang memilih dan tinggal kemauan Anda untuk maju dan belajar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3750220451593043078?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3750220451593043078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3750220451593043078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3750220451593043078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3750220451593043078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/pengetahuan-dasar-forex-trading.html' title='Pengetahuan Dasar Forex Trading'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3177062113009776605</id><published>2008-09-08T17:39:00.001-07:00</published><updated>2008-09-08T17:39:45.465-07:00</updated><title type='text'>Exit Target, Stop Loss dan Cara Penggunaannya di Marketiva</title><content type='html'>Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Exit target: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Order Stop-loss: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh exit target dan exit stop-loss:&lt;br /&gt;Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss&lt;br /&gt;Posisi saya tidak ditutup padahal saya yakin harga menyentuh angka Exit Target tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).&lt;br /&gt;    * Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER&lt;br /&gt;    * Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, anda melakukan transaksi Short di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi saya ditutup padahal saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).&lt;br /&gt;    * Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER&lt;br /&gt;    * Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P.S:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.&lt;br /&gt;    * BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3177062113009776605?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3177062113009776605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3177062113009776605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3177062113009776605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3177062113009776605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/exit-target-stop-loss-dan-cara.html' title='Exit Target, Stop Loss dan Cara Penggunaannya di Marketiva'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-7789998166142204822</id><published>2008-09-08T17:35:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:37:02.476-07:00</updated><title type='text'>Mencari Uang di Internet dengan Trading Valas atau Jual Beli Forex</title><content type='html'>Bagaimana menghasilkan uang dari bisnis valas atau forex trading TANPA MODAL sama sekali.&lt;br /&gt;YA BENAR! ANDA TIDAK SALAH LIHAT! Anda akan kami beri modal awal senilai $5 yang bisa anda kembangkan menjadi $10, $100, $1000 atau berapa saja, dan setelah berkembang maka Anda kami ijinkan mengambil semua keuntungan plus bonus $5 yang diberikan Gratis sebelumnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar sekarang juga sebelum kehabisan jatah bonus, ini benar benar gratis dan akan menjadi revolusi keuangan anda! Bayangkan jika uang sudah bukan lagi masalah bagi Anda! Tentu anda akan bisa melakukan apapun dan kapanpun anda mau, berada di manapun yang anda mau, dan bersama siapapun yang anda inginkan!&lt;br /&gt;Isi formulir pendaftaran sekarang juga,&lt;br /&gt;KURANG DARI TIGA MENIT ANDA SUDAH BISA LANGSUNG TRADING!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pendaftaran langkah demi langkah secara jelas bisa anda dapatkan &lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=21572"&gt; disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENTING:&lt;br /&gt;Satu orang hanya boleh membuat Satu Account, dan BONUS HANYA DIBERIKAN SATU KALI SAJA. Jadi pastikan anda memasukkan data data yang benar sesuai KTP atau SIM sebab akan diminta scan KTP/SIM waktu penarikan dana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-7789998166142204822?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/7789998166142204822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=7789998166142204822' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7789998166142204822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7789998166142204822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/mencari-uang-di-internet-dengan-trading.html' title='Mencari Uang di Internet dengan Trading Valas atau Jual Beli Forex'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-7157956189069172210</id><published>2008-09-08T17:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T17:29:53.247-07:00</updated><title type='text'>Cara Belajar Forex Trading, Saham, Index &amp; Komoditi Paling Dahsyat Abad Ini!</title><content type='html'>Dalam rangka memberikan pendidikan kepada seluruh masyarakat agar Melek Finansial, kami menyelenggarakan kursus cepat cara belajar valas atau belajar forex dalam Bahasa Indonesia yang sangat efektif dan efisien sehingga belajar forex / valas, saham, komoditi, dan index, dalam 5 menit atau kurang anda dijamin sudah langsung bisa, atau anda akan mendapat bonus uang langsung senilai $5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Anda Perlu Belajar Forex atau Belajar Valas? Karena dengan Belajar Forex anda akan bisa mengetahui:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bagaimana cara agar bisa Melek Finansial dengan cepat!&lt;br /&gt;   2. Bagaimana belajar dengan cepat cara trading Saham, Forex / Valas, Komoditi, dan Index.&lt;br /&gt;   3. Mengapa menabung bukanlah cara yang cepat untuk menjadi kaya!&lt;br /&gt;   4. Mengapa uang di tabungan anda selalu berkurang nilainya!&lt;br /&gt;   5. Mengapa Lebih baik menyimpan dalam bentuk emas daripada tabungan di bank!&lt;br /&gt;   6. Mengapa bisnis (baca Bisnis Forex / Valas) jauh lebih baik daripada menabung!&lt;br /&gt;   7. Dan masih banyak lagi Pelajaran Melek Finansial lainnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan belajar sejarah uang dan belajar bagaimana caranya mengamankan kondisi finansial Anda agar KEKAYAAN anda bertahan kekal sekarang, besok, dan selama lamanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda perlu siapkan? Cukup dua hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Scan KTP untuk identifikasi.&lt;br /&gt;   2. Komputer dengan Koneksi Internet yang stabil. Anda bisa menggunakan komputer di rumah, kantor, warnet atau di tempat tempat lain yang penting ada koneksi internetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisanya kami yang sediakan mulai dari Modal, Support Sistem, Tenaga Pengajar, dan Materi Pembelajaran. Semua Kami ajarkan secara langsung langkah demi langkah terperinci dengan chatting langsung dengan para tenaga pengajar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi formulir pendaftaran sekarang juga, Dalam waktu kurang dari tiga menit anda sudah bisa praktek trading valas. Kami pandu anda sepenuhnya dengan Bahasa Indonesia lima hari kerja dalam seminggu (24/5), SAMPAI BISA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Cara Mendaftar Langkah demi Langkah silakan &lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=21572"&gt; Klik Disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.marketiva.com/?gid=21572" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;img src="ENG_marketiva_468x60_1.gif" width="468" height="60" border="0"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Daftar sekarang juga, dan anda berhak mendapatkan bonus gratis uang mainan senilai 20,000 USD dan uang betulan senilai 5 USD.&lt;br /&gt;   2. Penawaran dan bonus ini terbatas, apabila kuota telah terpenuhi penawaran dan bonus gratis tersebut bisa kami cabut setiap saat.&lt;br /&gt;   3. Satu orang hanya boleh membuat satu account saja! Pastikan anda memasukkan data data yang benar sesuai KTP. Perhatian! Penawaran ini berlaku hanya bagi yang serius saja, apabila anda memasukkan data yang tidak benar atau asal asalan maka akan langsung kami hapus dari sistem, dan apabila masih mengulangi lagi maka akan kami masukkan ke daftar hitam. Hal ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada orang lain yang lebih serius.&lt;br /&gt;   4. Pembelajaran Dilakukan langsung di platform, dengan cara chatting langsung dengan para tenaga pengajar kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-7157956189069172210?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/7157956189069172210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=7157956189069172210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7157956189069172210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7157956189069172210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/09/cara-belajar-forex-trading-saham-index.html' title='Cara Belajar Forex Trading, Saham, Index &amp; Komoditi Paling Dahsyat Abad Ini!'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-6604788883557322736</id><published>2008-08-31T10:52:00.000-07:00</published><updated>2008-08-31T11:02:22.495-07:00</updated><title type='text'>Satu lagi 0.02 dollar setiap iklan yang anda klik</title><content type='html'>sebenarnya begitu banyak peluang bisnis yang ada di internet. cuma kebanyakan orang gagal karena mereka tidak mau bekerja keras dan sabar. mereka hanya menuntut maunya langsung dapat uang dengan tanpa melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;untuk itu satu lagi ini adalah peluang berburu dollar , harga per clicknya memang sedikit tapi bayangkan bila anda dengan sabar melakukannya pasti akan membuahkan hasil yang lumayan. apalagi jika anda mereferensikan program ini pada teman anda.&lt;br /&gt;lagi pula program ini tidak memiliki minimum payment, yang artinya pembatasan pengiriman uang perolehan anda. untuk itu anda harus memiliki paypal seperti yang telah saya jelaskan kemarin. kalau belum daftar &lt;br /&gt;jadi jika andam mendapat 1 dolar saja, maka uangnyapun langsung dikirim ke paypal anda.&lt;br /&gt;mau daftar paypal klik disini&lt;br /&gt;&lt;a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=RTWU3C3R6VXPC"&gt;daftar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;setelah itu daftar pada program ini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.orangebizs.com/pages/index.php?refid=marurat"&gt;Daftar&lt;/a&gt; atau klik gambar dibawah:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.orangebizs.com/pages/index.php?refid=marurat"&gt;&lt;img src="http://3rdpartymedia.com/images/banner3.gif" border="0" alt="OrangeBizs"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-6604788883557322736?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/6604788883557322736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=6604788883557322736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6604788883557322736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6604788883557322736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/satu-lagi-002-dollar-setiap-iklan-yang.html' title='Satu lagi 0.02 dollar setiap iklan yang anda klik'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-9192956155927658812</id><published>2008-08-31T10:05:00.000-07:00</published><updated>2008-08-31T10:12:06.464-07:00</updated><title type='text'>Ayo daftar Paypal</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PayPal &lt;/span&gt;adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan, mengirim uang ke pengguna PayPal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet, PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu PayPal seperti rekening bank, pertama anda membuat account, lalu mengisi account tersebut dengan dana dari kartu kredit atau transferan dana dari account paypal orang lain ke balance paypal anda, dan anda sudah dapat menggunakan account PayPal untuk bertransaksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 2008 PayPal sudah menerima 190 negara dan 16 mata uang, pengguna PayPal Indonesia masih harus menggunakan hitungan US dollar karena rupiah belum ada di PayPal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebay adalah tempat lelang/jual-beli/pasar-online terbesar didunia, dengan pengguna lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia (data juni 2006), anda dapat mencari dan membeli apapun, mulai dari barang elektronik, kendaraan, hingga barang-barang langka dari seluruh pengguna ebay didunia, cara pembayaran utama di Ebay adalah dengan PayPal karena lebih aman dan otomatis, meskipun ada penjual yang menerima pembayaran dengan cara lain. silahkan daftar disini &lt;a href="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=RTWU3C3R6VXPC"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;daftar paypal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paypal lebih aman dari alat pembayaran online lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebijaksanaan perlindungan tertulis untuk pembeli yang menggunakan PayPal menyatakan pembeli yang menggunakan PayPal dapat melakukan komplain dalam waktu 45 hari jika pembeli belum mendapatkan barang yang dipesan atau jika barang yang dipesan tidak sesuai deskripsi yang di beritahukan penjual. Jika pembeli menggunakan kartu kredit akan mendapatkan pengembalian uang chargeback dari perusahaan kartu kreditnya PayPal juga melindungi penjual dari pengembalian uang atau komplain yang bohong dari pembeli tergantung situasi dan pembuktian. Kebijakan perlindungan tertulis untuk penjual dirancang untuk melindungi penjual dari klaim pembeli yang mengaku telah mengirim uang yang tidak ada catatan bukti pembayaran dan catatan transaksi, setiap pembelian menggunakan PayPal selalu ada catatan bukti pembayarannya di account PayPal pengirim dan penerima uang, sebagai bukti jika benar telah terjadi pengiriman uang antara keduanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini bisa diambil kesimpulan menggunakan PayPal lebih aman dari alat pembayaran online lain bagi pengirim dan penerima uang karena ada bukti pembayaran dan dapat melakukan komplain yang benar jika terjadi sesuatu atau terhindar dari komplain yang salah.&lt;br /&gt;daftar paypal segera disini&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin PayPal Logo --&gt;&lt;A HREF="https://www.paypal.com/row/mrb/pal=RTWU3C3R6VXPC" target="_blank"&gt;&lt;IMG  SRC="http://images.paypal.com/en_US/i/bnr/paypal_mrb_banner.gif" BORDER="0" ALT="Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly."&gt;&lt;/A&gt;&lt;!-- End PayPal Logo --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-9192956155927658812?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/9192956155927658812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=9192956155927658812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/9192956155927658812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/9192956155927658812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/ayo-daftar-paypal.html' title='Ayo daftar Paypal'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-7118100126032599872</id><published>2008-08-30T08:54:00.001-07:00</published><updated>2008-08-30T08:54:33.212-07:00</updated><title type='text'>Tip dan Trik SEO</title><content type='html'>Tip dan trik SEO, Penempatan keyword atau kata kunci, pada blog atau website, merupakan lanjutan dari belajar SEO, yang sudah saya tulis dalam materi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua internet marketer ataupun webmaster pasti menginginkan website mereka berada pada halaman utama dari suatu pencarian berdasarkan kata kunci yang diinginkan. Dalam artikel ini saya ingin membagi ilmu saya, membagi tips tentang SEO agar website Anda bisa tampil pada halaman pertama berdasarkan kata kunci yang Anda targetkan atau yang Anda inginkankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEO merupakan cara yang menguntungkan bagi para internet marketer. Lain halnya dengan PPC yang mengharuskan Anda membayar setiap klik yang dilakukan terhadap iklan oleh pengiunjung, tidak peduli apakah pengunjung tersebut membeli produk Anda atau tidak. Dengan tampilnya website ANda pada halaman hasil pencarian yang murni atau tanpa membayar akan menjadikan website kita memiliki lebih banyak pengunjung daripada tampil pada daftar iklan yang mana pada daftar tersebut terdapat website kita. Hal ini dikarenakan seorang pencari cenderung lebih memilih daftar website pada menu sepuluh besar daripada halaman yang berbayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi buruk dari teknik SEO adalah seringnya mesin pencari mengubah algoritma atau cara yang mereka gunakan untuk mengadopsi suatu website untuk tampil pada halaman utama. Namun jangan khawatir dengan mengikuti tips dibawah ini maka website Anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tampil pada halaman 10 besar dan sanggup bertahan pada posisi tersebut untuk jangka waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara-cara tersebut diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci harus terdapat pada teks yang terdapat dalam Link&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs yang lain merujuk pada website Anda disebabkan oleh cara pandang suatu mesin pencari. Dengan adanya kata kunci yang terdapat pada link Anda maka Anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk tampil pada halaman 10 besar berdasarkan keyword tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci harus terdapat pada judul Tag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari memiliki perhatian yang sangat besar terhadap judul tag yang Anda buat. Dengan tag inilah mesin pencari akan mengetahui topik apa yang terdapat dalam website Anda. Untuk hasil yang lebih baik keyword dapat disertakan pada urutan pertama dari daftar tag. Judul tag yang dikehendakipun tidak boleh melibihi 60 karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyword Yang Anda inginkan Harus terdapat pada Link Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadikan website Anda memiliki ranking atau urutan yang tinggi Anda bisa menyertakan kata kunci yang Anda inginkan pada link. Sebagai suatu contoh, misalnya Anda ingin menggunakan kata kunci ebook maka salah satu link yang dapat Anda pakai adalah http://situssaya.com/ebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan SEO secara aman dengan kepadatan kata kunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada aturan yang secara khusus menyebutkan tentang kepadatan kata kunci yang benar karena mesin pencari sering mengubah algoritma atau cara mereka dalam menganalisa suatu web. Ada beberapa teori yang menyebutkan google akan menganggap website Anda spam atau sampah jika terdapat kata kunci sebesar 2% dari kata yang ada dalam content Anda, tetapi mesin pencari yang lain seperti yahoo dan MSN baru menganggap bahwa content Anda sebagai spam atau sampah jika kata kunci yang terdapat dalam content atau artikel Anda mencapai 5% darijumalh kata yang terdapat dalam artikel Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli SEO telah memadukan pedapat mereka tentang kepadatan suatu kata kunci atau keyword. Jadi janganlah Anda terfokus pada teori ini. Sertakan saja kata kunci pada permulaan content Anda dan menulislah secara biasa atau alami. Jika ingin mengambil sisi amannya maka Anda dapat menyertakan kata kunci dengan perbandingan kurang dari 2% dari content Anda dan dalam peletakannya usahakan antara kata kunci yang satu dengan yang lainnya dalam jarak yang jauh. Hal ini dimaksudkan agar artikel yang Anda buat terlihat normal dimata google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan kata kunci Anda pada Heading atau judul post ( bisa pada heading 1, heading 2 dan seterusnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu mesin pencari selalu mengamati secara seksama kata-kata yang terletak diantara heading pertama dan heading yang lainnya. cara yang tepat dalam peletakan kata kunci adalah dengan meletakkan kata kunci diantara heading-heading tersebut. Namun Anda harus benar-benar yakin bahawa kata kunci yang Anda letakkan tadi memiliki kecocokan dengan content atau artikel tang Anda buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan tag yang tebal, kontras atau miring diantara kata kunci Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu mesin poncari lebih memperhatikan tag yang ditebalkan atau dibuat miring, jadi tempatkanlah tag yang tebal, kontras atau miring agar website Anda memiliki ranking yang lebih tinggi karena lebih mendapatkan perhatian dari mesin pencari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan kata kunci Anda pada paragraf awal artikel Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun cara ini tidak termasuk dalam tip SEO seperti yang sudah saya sebutkan, tetapi peletakan ini merupakan strategi SEO yang bagus karena mesin pencari lebih memperhatikan beberapa tampilan pertama pada website Anda. Penempatan kata kunci ini tidak memerlukan kode html apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan kata kunci Anda dalam meta tag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google, yahoo dan MSN membaca content Anda melalui metatag dan yang paling memperhatikan hal ini adala mesin pencari google. Jadi kenapa tidak Anda sempatkan untuk mengisi metatag dengan kata kunci Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan keyword anda pada alt tag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari tidak dapat membaca gambar atau grafik tetapi mereka dapa membaca diskripsi dengan alt tag. Jika didalam website Anda terdapat gambar maka isikan kata kunci Anda pada alt tag, tetapi jangan terlalu sering melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Targetkan kata kunci khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebrapa kata kunci memiliki kompetisi yang tinggi dan menyebabkan kesempatan untuk mendaptkan ranking tertinggi mereka lebih kecil. Akan lebih baik jika Anda mentargetkan pada satu kata kunci yang khusus dan memiliki persaingan yang lebih kecil. Contohnya jika kata kunci Anda saat ini dalah sepeda motor maka akan lebih baik jika Anda menubah kata kunci Anda menjadi sepeda motor merek X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan LSI (Latent Semantic Indexing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari mencari persamaan kata atau kata yang berhubungan dengan kata kunci yang Anda targetkan untuk menjelaskan keterkaitan antara keyword dengan artikel Anda. Mesin pencari akan lebih memperhatikan halaman yang memiliki kata-kata yang terkait dengan kata kunci daripada halaman yang hanya memiliki keyword saja. Sebagi contoh, jika kata kunci Anda adalah mobil maka akan lebih baik jika dalam artikel Anda terdapat persamaan atau kata yang relevan seperti kendaraan, angkutan dan lain-lain. Untuk perintah LSI gunakan Google set pada http://labs.google.com/sets&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan Kata Kunci Proxy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cara ini digunakan untuk menjalankan website yang memiliki kata kunci yang terdiri dari 2 phrase kata. Misalnya strategi pemasaran. Anda mengunakan strategi pada kalimat pertama artikel Anda dan menggunakan pemasaran pada kalimat keempat. Memang benar cara ini masih terhitung sebagai cara peletakan kata kunci tetapi tidak kan lebih efektif dari penggunaan kata kunci secara bersamaan tanpa adanya selingan kata diantara kedua kata kunci tersebut. Kata kunci proxy atau keyword proximity digunakan untuk kata kunci yang terdiri dari dua phrase kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan meletakkan kata kunci yang tidak sesuai dengan topik dalam artikel Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan isikan artikel Anda dengan kata kunci yang tidak berhubungan dengan topik Anda. Hal ini akan mengakibatkan dampak negatip terhadap kata kunci anda yang lainnya. Jangan meletakkan kata kunci yang tidak sesuai dengan topik dalam artikel Anda. Jika mesin pencari melihat kata kunci yang tidak sesuai dengan topik kemungkinan besar website Anda akan di dilarang atau tidak akan tampil dalam suatu halaman hasil pencarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga tips SEO ini bermanfaat bagi Anda dalam mendapatkan posisi teratas berdasarkan kata kunci yang Anda targetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.highpayinggooglekeyword.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-7118100126032599872?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/7118100126032599872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=7118100126032599872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7118100126032599872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/7118100126032599872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/tip-dan-trik-seo.html' title='Tip dan Trik SEO'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-6828586905307599266</id><published>2008-08-30T07:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T07:22:53.381-07:00</updated><title type='text'>Melihat potensi bisnis google adsense</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1c1CDnrFBsI/SLlXst0aupI/AAAAAAAAADo/thFLm8IMZsA/s1600-h/adsense.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1c1CDnrFBsI/SLlXst0aupI/AAAAAAAAADo/thFLm8IMZsA/s320/adsense.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240316067147594386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sudahkah anda mengenal google? tentu, jika anda seorang manik internet anda mungkin sudah menggunakan mesin pencari nomor 1 di dunia itu. tapi apakah anda sudah menggunakan peluang bisnis yang ditawarkannya? kalau belum silahkan simak artikelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;google sebenarnya sudah lama mengeluarkan bisnis ini, yaitu adsense. yaitu suatu konsep bisnis di internet dimana kita menempelkan script mereka di blog atau website kita.&lt;br /&gt;AdSense merupakan fitur yang ditawarkan Google buat para web publishers untuk memperoleh penghasilan online dari situs yang dikelolanya. Barangkali, yang ditawarkan Adsense ini merupakan cara paling simpel dan cepat untuk memperoleh penghasilan lewat Internet.&lt;br /&gt;Ada dua kategori program:&lt;br /&gt;(1) AdSense for Content&lt;br /&gt;(2) AdSense for Search.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulunya, gw nggak perduli sama iklan yang nongol dari Google Adsense. Pertama gw care justru karena seringkali halaman gw nggak ada iklannya, alias cuman iklan layanan masyarakat, dll. Sebel liat tampilan tersebut, gw penasaran nyari dimana masalahnya. Setelah ketemu masalahnya, jadinya gw malah makin penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu yang cukup ngagetin, ketika browsing kesana kemari, gw nemu ada orang yg memperlihatkan Google Adsense check-nya yang senilai $132,994.97!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, jangan keburu napsu pengen dapet duit gede. Itu check-nya tahun 2005. Dimana mesin pencari Google juga belum secanggih saat ini. Maksud gue, itu bisa saja terjadi di tahun 2005. Tapi ini 2008, Man! Google improved a lot! Belon lagi tahun 2007 kemaren, gw baca di Business Week, Google banyak di sue karena klik-klik palsu yang merugikan pemasang iklan. Artinya, tentu saja Google sekuat tenaga memperbaiki sistimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tahun 2008. Teknologi dan tata cara juga terus berkembang, dan tentu saja semakin sulit untuk memperoleh pendapatan fantastis seperti diatas saat ini.&lt;br /&gt;Tapi, jangan berkecil hati. Mau iseng-iseng memperoleh pendapatan dari Google Adsense juga bolehlah. Nggak usah mikir $132 ribu. Realistis saja, kita coba patok di target $100.00/bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk mematok target $100.00/bulan, tentu saja tidak mudah. Bisa dikatakan sulit malah!&lt;br /&gt;Bayangkan kalau harga satu klik nilainya $0.05 saja artinya kita butuh 2000 klik per-bulan!!&lt;br /&gt;Means, 66 klik per-hari!! (asumsi per-klik-nya $0.05)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau situs kita dikunjungi 100 visitor sehari, artinya baru 3000 visitor per-bulan. Kalau 1% saja yang meng-klik iklan Adsense artinya baru dapat klik 30 kali!! Lalu kapan nyampe 2000-nya ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini beberapa tips-tips yang mungkin berguna, untuk meningkatkan klik iklan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Niat&lt;br /&gt;    Yang jelas, kalo niat dapet duit dari internet, niatnya juga kudu gede. Kalo cuma iseng menurut gue susah juga, kecuali situs kita situs yang ramai dan terkenal. Kalo gue punya situs kayak Detik atau Kompas dengan jutaan content dan jutaan visitor, tentu lebih mudah ketimbang membangun blog pribadi dengan content dan visitor yang seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jadi, memang butuh niat kalo pingin cepet, atau santai-santai saja dan melihat hasilnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Content is the King&lt;br /&gt;    Gue percaya, orang mengunjungi situs kita karena isinya. Jadi, buatlah situs Anda dengan content yang berbobot.&lt;br /&gt;    Jadi, kalo memang niat. Paling tidak, content Anda juga didesain untuk menampilkan iklan yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Logikanya, pemasang iklan, akan lebih banyak datang dari sisi komersial ketimbang sosial. Artinya, kalau content kita membahas Apple Iphone tentunya akan lebih banyak menampilkan iklan, dibanding content yang bercerita soal kelahiran anak gw misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini dikarenakan Google membaca content Anda, dan kemudian menampilkan iklan yang sesuai. Ketika, tidak ada pemasang iklan di content yang ada, iklan generik yang akan ditampilkan di situs kita (yang ini rate-nya rendah bangets, mungkin sekitar $0.01 atau $0.02 saja per-klik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Targeting&lt;br /&gt;    Sebisanya, isi atau content dari situs kita terstruktur dan memiliki konsep yang jelas. Maksudnya disini, isinya tidak banyak ragam, tapi mungkin hanya beberapa kategori khusus, tapi mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kenapa? karena Google menampilkan iklan yang sesuai dengan content. Walaupun saat ini, ini lebih ke situs berbahasa Inggris, gue percaya, sooner or later, mesin pencari Google akan mampu membaca content dari berbagai bahasa dan menyesuaikan iklan yang ditampilkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Intinya; lebih baik kita mengisi situs kita dalam 5 kategori dengan banyak content di masing-masing kategori, ketimbang 25 kategori, dengan content yang sedikit di masing-masing kategori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Keyword&lt;br /&gt;    Menurut gw, ini yang terpenting, sebelum kita menuliskan contentnya. Google menampilkan iklannya, berdasarkan keyword (kata kunci) yang kita isi (atau kalau tidak ada, berikutnya baru dari content).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. SEO (Search Engine Optimization)&lt;br /&gt;    SEO ini pengertian sederhananya merupakan proses programming website yang didesain untuk mudah dicerna oleh search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sederhananya, Google (dan rata-rata mesin pencarian berbasis robot) kurang akrab dengan situs bernuansa flash, java atau php sekalipun. Jadi, banyak pemilik situs percaya, dengan memperbaiki programming situsnya, ini bisa menunjang 'penampakan'nya di deretan hasil pencarian di search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo gw coba jabarin lagi, versi gw, yang terpenting dari yang disebut diatas urutannya adalah sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Keyword.&lt;br /&gt;    Tahukah Anda, tidak semua iklan yang di-klik dihargai $0.05 saja?&lt;br /&gt;    Tahukah Anda, harga rate iklan untuk keyword "refinancing mortgage" harganya di Google Adwords adalah $12.24 sedangkan keyword "online car insurance" hanya dihargai $0.01 saja??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Artinya, ketika kita menulis artikel (content) tentang refinancing mortgage, dan menyertakan keyword yang sama (refinancing mortgage), otomatis iklan yang ditampilkan adalah iklan seharga $12.24 per-klik untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Logikanya, kemungkinan penghasilan dari klik akan lebih menghasilkan jika artikel kita berkisah tentang refinancing mortgage ketimbang online car insurance toh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Darimana gue tau?&lt;br /&gt;    Silahkan gunakan tools Wordtracker, Keyword Elite atau Keyword Country untuk mengetahuinya. Denger-denger, hal ini juga bisa diketahui, kalau kita pengguna Google Adwords juga (tapi gw belum tau pasti, karena gw belon nyoba Adwords).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Targeting.&lt;br /&gt;    Setelah tahu keyword apa yang akan kita bidik, kita targetkan situs kita ke beberapa kategori saja. Let's say kita coba khususkan ke dunia keuangan, yang otomatis bisa menulis artikel seputar mortgage refinance, credit card, home loan, dll, yang kita pilih dari hasil riset keyword yang dianggap berharga 'tinggi'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Content.&lt;br /&gt;    Artikel atau content yang berbobot dan berguna bagi pengunjung, tentu saja akan menghasilkan pengunjung berkualitas (di mata Google).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kalau kita membuat artikel tentang pinjaman untuk rumah (home loan), tentu saja visitor yang datang, kebanyakan menginginkan informasi soal home loan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika kemudian Google menampilkan iklan seputar "home loan", tentu saja yang akan meng-klik, adalah orang yang ingin tahu soal home loan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Artinya; Visitor senang mendapat informasi iklan yang dibutuhkannya - Google senang dapat menampilkan iklan yang sesuai pada tempatnya - Pemasang iklan senang iklannya dilihat orang yang membutuhkan, dan tentu saja Anda senang karena memperoleh bayaran dari iklan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Makes sense, eh? :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. SEO.&lt;br /&gt;    SEO sih menurut gw pribadi cuma pegang peranan penunjang saja. Logikanya, kalau sudah besar, content banyak, visitor banyak, siapa yang perlu SEO?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kalo situs kita kecil, content cuma 100 artikel, SEO bagus juga, rasanya tetep aja bakal dilibas ratingnya sama situs yang kaya content (500+ artikel misalnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KECUALI..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kecuali, Anda berniat besar untuk memiliki banyak content, dan mengejar ketinggalan peringkat di hasil pencarian, monggo silahkan pahami SEO situs Anda (untuk mengecek validasi situs Anda, silahkan kunjungi http://validate.w3.org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Makanya, point terakhir yang gue anggap penting baru masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Niat&lt;br /&gt;    Karena, kalo elo serius mau 'berkarir' di dunia internet marketing, gw rasa elo harus 'by design' membangun situs Anda, mulai dari keyword, targeting, content, SEO, dst. Kalau cuma ingin memperoleh tambahan dari situs yang telah ada, rasanya mungkin target $30.00/per-bulan sudah cukuplah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman gw sendiri, nggak istimewa banget. So far, 2 bulan terakhir ini gw masuk angka diatas $100.00/bulan.Tidak terlalu fantastis mungkin, tapi at least, penasaran gw sama Adsense cukup terobati untuk gw pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips berikut, setelah itu semua kita siapkan, jangan lupa hal-hal penting lainnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. English Content&lt;br /&gt;    Karena pemasang iklan mayoritasnya saat ini adalah pemasang iklan luar negeri, tentu saja content yang ditargetkan adalah content berbahasa Inggris.&lt;br /&gt;    Logikanya, jika sebuah Californian Law Firm memasang iklan, tentu targetnya adalah pengunjung dari Amrik. Jadi, artikel kita bertajuk Jakarta Law Firm, mungkin akan kalah menggigit dengan artikel US Law Firm, misalnya.&lt;br /&gt; 2. Follow The Rules&lt;br /&gt;    Banyak trik curang untuk mengakali search engine. Sebaiknya ini tidak Anda ikuti kecuali Anda paham benar aturan dan resikonya.&lt;br /&gt;    Silahkan lihat pedoman Google Adsense Policy sebelum Anda mencoba ber-eksperimen.&lt;br /&gt;    IMHO: lebih baik semua natural, ketimbang pengen cepet tapi jadi kebablasan.&lt;br /&gt; 3. Follow The Tips&lt;br /&gt;    Banyak tips-tips meningkatkan rate klik di situs Anda. Seperti penempatan kolom iklan, pemilihan warna, dll. Silahkan coba pelajari materinya di internet.&lt;br /&gt;    Contoh penempatan iklan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Keep Learning&lt;br /&gt;    Biar bagaimanapun tips-nya, banyak-banyak membaca dan hunting artikel soal Adsense. Sistim Google akan terus berkembang dan semakin pintar, content di internet juga akan terus bertambah dan menggila. Butuh pembelajaran yang terus menerus kalo elo minat disini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-6828586905307599266?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/6828586905307599266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=6828586905307599266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6828586905307599266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/6828586905307599266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/melihat-potensi-bisnis-google-adsense.html' title='Melihat potensi bisnis google adsense'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1c1CDnrFBsI/SLlXst0aupI/AAAAAAAAADo/thFLm8IMZsA/s72-c/adsense.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-3191081768097046920</id><published>2008-08-30T07:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T07:10:34.237-07:00</updated><title type='text'>Bisnis Programming yang menggiurkan</title><content type='html'>sudah hampir 3 tahun aku menggeluti pekerjaan ini, yaitu membuat program, maupun website. setelah lulus dari amik aku langsung terjun dan menekuni bisnis ini. yang diperlukan dalam usaha ini adalah seperangkat komputer dan akses internet bila perlu, dan tak lupa belajar banyak tentang dunia programming terutama visual basic, dan php. &lt;br /&gt;bulan ini tidak terasa aku sudah mendapat 11 orderan pembuatan program bantu untuk tugas akhir anak manajemen informatika. memang ibarat durian runtuh, rejekipun bertambah. untuk harga yang aku buat berdasarkan tingkat kesulitan pembuatan program. apakah melibatkan database, grafik, animasi dll. harga yang aku tawarkan bervariasi antara 300.000 - 700.000 rupiah. untuk itu bagi teman-teman yang ingin mendapat order bisa hubungi aku di email lumbantoruan@ymail.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-3191081768097046920?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/3191081768097046920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=3191081768097046920' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3191081768097046920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/3191081768097046920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/bisnis-programming-yang-menggiurkan.html' title='Bisnis Programming yang menggiurkan'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-384169058137170349</id><published>2008-08-30T06:02:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T06:08:36.023-07:00</updated><title type='text'>Daftar domain gratis plus dapat dollar</title><content type='html'>jika teman-teman berencana ingin membeli domain untuk website anda, tak ada salahnya jika anda mencoba yang satu ini. anda bisa menikmati layanan service mereka dengan cuma-cuma. jika anda meresa tertarik anda bisa mengupgrade domain tersebut menjadi domain anda sendiri tentunya dengan biaya domain. jika anda tidak mempunyai uang ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk dapat mempublish website anda secara cepat. disamping itu juga mereka akan memberikan semacam uang terima kasih kepada anda jika anda mereferensikan website mereka kepada orang lain lewat program affliate mereka.&lt;br /&gt;ayo siapa yang gak mau....pasti bakal rugi.&lt;br /&gt;daftar disini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.co.cc/?id=000000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.co.cc/img/affiliates/cocc_420x_2.gif" border="0" border=0 alt="CO.CC:Free Domain" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-384169058137170349?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/384169058137170349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=384169058137170349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/384169058137170349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/384169058137170349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/daftar-domain-gratis-plus-dapat-dollar.html' title='Daftar domain gratis plus dapat dollar'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1976424515108464753.post-1559857150733495560</id><published>2008-08-30T05:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T05:48:43.787-07:00</updated><title type='text'>Buruan dapatin dollar dari clixsense</title><content type='html'>awalnya aku gak percaya dengan bisnis ini, tapi setelah aku mencoba selama tiga bulan akhirnya aku mendapat penantian yang selama ini aku tunggu-tunggu. yaitu aku mendapat cek dari clixsense. emang jumlahnya gak begitu banyak tapi cukuplah untuk buat bayar internetan dan uang lelah selama ini sebesar 250 dollar. eh...terbayar juga akhirnya pekerjaan gw. kalau dihitung-hitung dalam rupiah mungkin Rp. 2.250.000. saya pikir itu udah cukup memuaskan dimana referalku masih 4 orang. &lt;br /&gt;bisnisnya lumayan enak, gak begitu capek. kita cuma melihat iklan yang masuk, terus klik dan tunggu selama 30 detik, dan uangpun langsung masuk ke rekening kita. enak khan.......... jadi tunggu apa lagi buruan daftar, gak ada ruginya, emang sih bisnisnya bukan untuk cari makan apalagi unk biaya pacaran, ha..ha,,,,,. tapi untuk masa depan! betul gak?? kalau daftar klik disini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.clixsense.com/?2545450"&gt;&lt;img src="http://www.clixsense.com/Ad/penny.gif" style="border: solid 1px;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1976424515108464753-1559857150733495560?l=basicbisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://basicbisnis.blogspot.com/feeds/1559857150733495560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1976424515108464753&amp;postID=1559857150733495560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1559857150733495560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1976424515108464753/posts/default/1559857150733495560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://basicbisnis.blogspot.com/2008/08/buruan-dapatin-dollar-dari-clixsense.html' title='Buruan dapatin dollar dari clixsense'/><author><name>Belajar yuk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
